Hari Raya Idul Fitri

ARUS Balik Mudik, 1 Juta Lebih Lintasi Gilimanuk-Ketapang, 866.771 Orang di Bandara Ngurah Rai Bali

selama masa pelayanan posko terpadu hingga 15 April 2024, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melayani 866.771 penumpang

Made Prasetia/Tribun Bali
Suasana di pintu masuk kendaraan roda dua, pada masa arus balik mudik Lebaran 2024 di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Bali, Selasa 16 April 2024 - ARUS Balik Mudik, 1 Juta Lebih Lintasi Gilimanuk-Ketapang, 866.771 Orang di Bandara Ngurah Rai Bali 

Mereka disarankan segera mengurus Suket tersebut ke kepala lingkungan setempat.

Menurut data yang berhasil diperoleh, petugas Satpol PP Jembrana menyisir 3 tempat kos-kosan di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Ada 8 orang yang ditemukan.

5 orang di antaranya adalah warga lokal Jembrana, dan 3 orang dari luar wilayah yakni dari Samarinda, Jawa Barat serta Jawa Tengah.

Kasatpol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya mengatakan, pada hari kerja pertama pihaknya langsung melakukan pengawasan dan penertiban duktang/penduduk non permanen di Jembrana.

Kali ini menyasar wilayah Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara.

"Ada tiga rumah kos yang kami jajaki," kata Made Leo, Selasa 16 April 2024.

Dia melanjutkan, dari hasil penjajakan tersebut, ditemukan delapan orang.

Pada kos pertama ada tiga orang yang mana semuanya adalah warga lokal Jembrana.

Sementara di tempat kedua menemukan tiga orang namun dua diantaranya adalah warga asal luar wilayah yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Keduanya kedapatan belum melaporkan diri ke kepala lingkungan setempat sehingga belum mengantongi suket.

Sementara di tempat terakhir ditemukan dua orang penduduk yang mana satu orang warga lokal Jembrana dan satu orang warga Kota Samarinda.

"Alasan mereka belum mengurus karena baru tinggal di lokasi tersebut. Tapi, yang bersangkutan tidak melapor ke Kaling setempat setelah 1x24 jam. Kami juga sudah ingatkan ke pemilik kos untuk ikut aktif. Tolong dilaporkan jika memiliki penghuni baru, terlebih dari luar wilayah Jembrana," ungkapnya.

Di Buleleng, Kasat Pol PP Buleleng Gede Arya Suardana mengatakan, pihaknya akan menggelar sidak duktang selama empat hari, Selasa 16 April 2024 hingga Jumat 19 April 2024.

Pada hari pertama, sidak menyasar kos-kosan di Kelurahan Penarukan dan Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng.

Dari sidak tersebut, pihaknya menemukan 7 duktang yang belum membuat SKLD bahkan empat diantaranya tidak mengantongi KTP.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved