Pilkada 2024
Munculkan Koster-Ace dan Koster-Giri, PDIP Tabanan dan Buleleng Sebut Nama untuk Pilgub Bali
Pengurus DPC PDI Perjuangan Tabanan dan DPC PDIP Buleleng telah menggelar rapat penjaringan calon Pilkada Gubernur Bali, Rabu (17/4/2024).
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Usulkan Petahana dan 8 Nama
DPC PDIP Denpasar diprediksi akan mengusung petahana dalam Pilwali Denpasar. Artinya, pasangan I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa kemungkinan besar kembali diusulkan oleh DPC PDIP Denpasar untuk mengikuti Pilwali.
Terkait hal tersebut, Ketua DPC PDIP Denpasar I Gusti Ngurah Gede tak mengelak bila pihaknya akan mengikuti pola usung petahana tersebut.
Ditambah lagi, Jaya Negara dan Arya Wibawa yang keduanya merupakan kader PDIP itu, disebut baru satu kali menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar.
Sehingga, kata Ngurah Gede, mereka berpeluang besar kembali diusung dalam Pilwali Denpasar pada November 2024.
“Kalau kami secara pribadi, pasti (kembali mengusung petahana). Melihat dari pada kemampuan kader. Kebetulan incumbent-nya kader-kader yang baru satu kali. Jelas peluang besar bagi beliau,” ungkapnya, Rabu (17/4/2024).
Kendati demikian, Ngurah Gede yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Denpasar itu mengaku akan mendengarkan aspirasi di tingkat akar rumput terlebih dahulu. Bahkan, pihaknya telah membentuk tim guna melakukan survei terkait sosok yang patut diusung dalam Pilwali Denpasar.
DPC PDIP Denpasar akan mengadakan rapat pada pertengahan April 2024 ini guna membahas hal tersebut.
Nantinya, hasil rapat akan diajukan ke DPD PDIP Bali untuk kemudian diteruskan ke DPP PDIP. Ngurah Gede menegaskan, DPP PDIP menjadi penentu keputusan soal sosok yang akan diusung dalam Pilwali Denpasar melalui surat rekomendasi. “Keputusan tertinggi tetap ada di DPP partai. Kami daerah cuma mengusulkan. Jalurnya melalui DPD, mengusulkan ke DPP. DPP yang memutuskan. Berupa rekomendasi,” kata dia.
Terpisah, Ketua DPC PDIP Tabanan Komang Gede Sanjaya mengatakan, untuk Pilkada Kabupaten Tabanan bahwa Jaya-Wira hingga saat ini masih utuh.
“Ya kita lihat sendiri kan pasangannya masih utuh kan (Jaya-Wira). Silakan mengomentari seperti apa. Itu sah. Aspirasi Jaya Wira pasti masuk. Semua kita akomodir,” katanya, Rabu (17/4).
Sementara itu, bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng ada delapan kandidat yang diusulkan. Itu berdasarkan hasil rapat yang digelar DPC PDIP Buleleng, Rabu (17/4).
Diantaranya I Nyoman Sutjidra yang merupakan Wakil Bupati Buleleng periode 2012-2022, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Ketua BMI Buleleng Ketut Putra Sedana, I Gusti Ayu Aries Sujati yang merupakan istri Bupati Buleleng 2012-2022 Putu Agus Suradnyana, Ketut Rochineng Anggota DPRD Bali, serta tiga anggota DPRD Buleleng yakni Kadek Setiawan, Ketut Ngurah Arya dan Wayan Masdana.
"Delapan nama ini juga sudah kami sepakati. Dari delapan memang hanya ada satu yang perempuan (Aries Sujati, Red) dan itu yang muncul dari usulan teman-teman di PAC dan DPC. Kami terus memberikan peluang kepada kader perempuan buktinya lewat Bu Aries ini," terangnya.
Supriatna menegaskan, dari delapan kandidat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng ini, pihaknya tidak langsung memaketkan siapa berpasangan dengan siapa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.