Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Tabanan

72 Pohon Tumbang, Dinas LH Intensifkan Pemangkasan Pohon Perindang

Mulai dari Januari hingga April 2024 ini setidaknya ada 72 laporan pohon tumbang yang terjadi di Tabanan.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Aloisius H Manggol
istimewa
72 Pohon Tumbang, Dinas LH Intensifkan Pemangkasan Pohon Perindang 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Mulai dari Januari hingga April 2024 ini setidaknya ada 72 laporan pohon tumbang yang terjadi di Tabanan.

Laporan itu masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan.

Ini juga seiring dengan intensitas hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tabanan sejak Januari 2024 lalu.

Baca juga: Polresta Denpasar Siap Hadapi Praperadilan Tersangka Anandira Puspita

Selain pohon tumbang bencana lain juga terjadi.

Seperti sembaran petir dan juga bencana longsor.

Pantauan Tribun Bali, bahwa intensitas hujan di Tabanan cukup tinggi dua hari belakangan.

Baca juga: BREAKING NEWS! 2 Bule Amerika Hajar Made Suarsadana, Polsek Kuta Turun Tangan

Terutama pada siang hingga sore hari. Sambaran petir juga terjadi silih berganti. Masyarakat pun diminta waspada terkait intensitas hujan tinggi tersebut.

Hujan deras masih mengguyur Tabanan pada Kamis 25 April 2024 sore hari ini.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, bahwa 72 pohon tumbang itu berdasarkan laporan dari masyarakat yang masuk ke pihaknya. Pohon-pohon tumbang itu sudah diatensi untuk dilakukan penanganan. Tim-tim TRC pun terjun melakukan pemangkasan pohon tumbang.

“Ya ada 72 laporan yang masuk ke kami. Sejak Januari sampai akhir April ini ya,” ucapnya Kamis 25 April 2024.

Dari data, pohon tumabng terakhir kali ialah pada saat momen lebaran kemarin. Yang terjadi di saat momen lebaran. Atau di tengah arus mudik lebaran sebuah pohon jenis kayu Kenal tumbang di Jalan Denpasar-Singaraja. Pohon tumbang akibat cuaca hujan deras pada Minggu 7 April 2024.

Bencana alam pohon tumbang ini akibat cuaca ekstrem hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Baturiti. Kejadian diperkirakan pukul 14.00 Wita.

Di bagian terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ekayana mengatakan bahwa, pihaknya 

terus melakukan pemangkasan. Dan prioritas ialah di jalur utama khususnya di kawasan kota Tabanan. Kalau ada yang di luar itu, maka pihaknya menyarankan pemangkasan dilakukan oleh masyarakat secara mandiri.

“Kalau tidak mandiri, maka bersama-sama antara masyarakat gotong royong dengan kami. Pada prinsipnya kami siap menbantu sesuai kemampuan. Dan kalau tebang memang harus seijin bupati,” katanya.

Ekayana mengaku, tidak ada data jumlah pohon perindang yang dipangkas. Hal itu  mengingat ada pohon yang berada di area jalan Nasional maupun Provinsi, atau yang bukan kewenangan kabupaten.

“Kami fokus di pohon yang masuk kabupaten. Misalnya di kawasan hutan kota pesiapan dan Desa Wanasari,” bebernya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved