Berita Klungkung
Festival Semarapura Klungkung Libatkan 1.500 Seniman dan 110 Perajin
Helatan Semarapura Festival ke-6 akan dibuka, Minggu (28/4/2024) bersamaan dengan Peringatan Hari Puputan Klungkung dan HUT Kota Semarapura hjh
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Helatan Semarapura Festival ke-6 akan dibuka, Minggu (28/4/2024) bersamaan dengan Peringatan Hari Puputan Klungkung dan HUT Kota Semarapura.
Nantinya dalam event yang masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) ini, akan melibatkan sekitar 1.500 seniman, 110 perajin, dan 105 pelaku UMKM.
Bahkan event tahunan ini rencananya akan dibuka langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.
Baca juga: Sadis! Pengakuan Anak 7 Tahun di Buleleng Bali yang Dicabuli Ayahnya, Ibunya pun Buka Suara
Semarapura Festival 2024 akan dibuka dengan Fragmen Tari Lawang Balingkang.
Tarian ini digarap oleh Sanggar Tari Kayonan ini memadukan Barong, Barong Landung dan Barong Sai yang merupakan kolaborasi antara kesenian Bali dengan Tionghoa.
"Festival Semarapura ke-6 ini merupakan promosi pariwisata untuk kenalkan potensi wisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Klungkung. Biasanya wisatawan ke Nusa Penida untuk melihat keindahan alam, sekarang kami fokus menonjolkan ekonomi kreatif dan budaya," ujar Penjabat Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika, Jumat (26/4/2024) malam.
Baca juga: Intip Cerita Pedagang Burger Bali Heru Dwi Soesilo, Makanannya Masuk di Forum Internasional
Kepala Dinas Pariwisata Made Sulistiawati menjelaskan, hal mebarik lainnya di helatan Semarapura Festival ke-6 ini yakni dengan pagelaran kuliner jamuan Raja Klungkung, ada pula demonstrasi kala Raja Klungkung menjamu tamu-tamunya di masa lampau ke kawasan Kerta Gosa.
Nantinya akan ada menu spesial masa Kerajaan Klungkung yang akan disajikan, yakni bebek betutu dengan kelengkapan 11 lauk pauk khas Klungkung.
"Nanti para tamu dan juga Penglingsir Puri Klungkung, Ida Dalem Smara Putra yang juga mengatakan akan ada kunjungan raja-raja nusantara dijamu dengan royal dinner di Pamedal Agung," ungkap Sulistiawati.
Menurutnya hal ini juga untuk menegaskan Objek Wisata Kerta Gosa sebagai bukti sejarah pusat kebudayaan di Bali di masa lampau.
Selain itu hal menarik lainnya, yakni terdapat atraksi pembuatan keris.
Para pengunjung nanti tak hanya dapat menyaksikan cara pembuatan keris tetapi juga bisa mencoba membuat sendiri.
Kegiatan ini akan 'diduetkan 'dengan pameran keris di Museum Semarajaya.
"Nanti juga ada pertunjukkan pembuatan keris. Keris ini kan senjata saat perjuangan Puputan Klungkung," ungkapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Ketut Suadnyana mengatakan, helatan festival ini nantinya akan mengkolaborasikan antara kebudayaan dan pariwisata yang selama ini menjadi andalan Pulau Bali.
| Jika Diterapkan WFH Jadi Long Weekend, ASN Klungkung Wajib Absen Wajah Dari Titik Koordinat Rumah |
|
|---|
| Tim Jalak Nusa Borong Penghargaan, Kinerja Lapangan Jadi Sorotan |
|
|---|
| Maling Warung Berpakaian Serba Hitam Ditangkap di Gelgel Bali, Sempat Kabur Ditangkap di SPPG |
|
|---|
| Lomba Mancing Di Subak Babakan Banjarangkan Bali, Ingatkan Warga Untuk Jaga Lingkungan |
|
|---|
| KRONOLOGI Lansia Terpeleset ke Jurang Tebing Tukad Jinah di Desa Takmung, Diduga Hendak Buang Sampah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/PJ-Bupati-Klungkung-Jendrika.jpg)