WWF di Bali

DTW Jatiluwih Siap Dikunjungi Delegasi WWF ke-10, Keragaman Budaya Bali Ditonjolkan

Desa Jatiluwih memiliki sistem pengelolaan air yang dikenal dengan sebutan sistem subak yang membuatnya dikenal sebagai penghasil padi terbaik di Bali

Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi DTW Jatiluwih, Bali - DTW Jatiluwih Siap Dikunjungi Delegasi WWF ke-10, Keragaman Budaya Bali Ditonjolkan 

“Dan kami akan menyiapkan di beberapa lokasi untuk prosesi side event tersebut," imbuh Sandiaga.

Mekanisme pertemuan World Water Forum ke-10 yang terbagi dalam tiga proses utama, yaitu proses politik, proses tematik, dan proses regional.

Ketiga proses ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemimpin negara, menteri, pemimpin daerah, akademisi, peneliti, hingga generasi muda yang akan saling bertukar pikiran.

Terdapat 230 sesi forum tematik, 55 side events, serta 10 special sessions dalam acara ini.

Adapun rangkaian acara World Water Forum ke-10 dibuka dengan Balinese Water Purification Ceremony yang merupakan salah satu ritual adat khas Bali dengan konsep kegiatan Rahina Tumpek Uye dan Upacara Segara Kerthi.

Kemudian pada 20 Mei 2024, acara berlanjut dengan Opening Ceremony dan High-Level Meeting di BICC, Nusa Dua.

Setelah itu, ada interface meetings bersama penanggung jawab proses politik, tematik, dan regional, serta bilateral meetings dengan beberapa kepala negara.

Masih di hari yang sama akan digelar pembukaan Fair and Expo bertempat di Nusa Dua Hall BNDCC.

Selanjutnya untuk lokasi Fair and Expo akan tersebar di BNDCC, BICC, dan Pantai Kuta.

Sesi proses politik, tematik, dan regional akan dilaksanakan pada 20-25 Mei 2024.

Sementara khusus untuk High-Level Meeting dan Ministerial Meeting dilaksanakan pada 20-21 Mei 2024.

Selanjutnya, terdapat agenda Cultural Night (Farewell) di Taman Bhagawan pada 24 Mei 2024.

Para tamu dapat menikmati makanan khas, tarian daerah, serta kebudayaan Indonesia.

Sementara penutupan acara akan berlangsung pada 25 Mei 2024.

Setelah rangkaian kegiatan World Water Forum selesai, para peserta juga akan diajak field trip menikmati keindahan Bali seperti Museum Air di Tabanan, Jatiluwih UNESCO World Heritage Site, Danau Batur Kintamani, dan Cultural Village Ubud. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved