NAIK! Bapanas Sebut Faktor Penyebab Harga Beras Masih Melambung Tinggi Bukan Daerah Penghasil

Bapanas sebut faktor penyebab harga beras masih melambung tinggi bukan daerah penghasil.

Antara Foto/Ampelsa
MASIH TINGGI - Seorang pekerja mengangkut beras dari gudang Bulog di Jakarta, baru-baru ini. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengakui saat ini harga beras di beberapa daerah masih tinggi. 

Waspada Inflasi

Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan beberapa komoditas pangan berpotensi mengerek inflasi karena kenaikan harga pada pekan kedua Mei 2024.

Direktur Statistik Harga, BPS, Windhiarso Putranto menyebutkan, komoditas seperti bawang merah, cabai merah, gula pasir dan telur ayam ras saat ini perlu perhatian khusus.

"Sampai dengan minggu kedua bulan Mei, komoditas yang diwaspadai adalah bawang merah, cabai merah, gula pasir dan telur ayam ras," katanya dalam Rakor Pengendalian Inflasi, Senin (13/5).

Windhiarso merinci harga bawang merah sampai dengan pekan kedua Mei naik 12,28 persen menjadi Rp 51.115 per kg dibanding April 2024. Selain itu, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga bawang merah juga terus meningkat menjadi 308 kabupaten/kota. "Harga bawang merah naik di 85,56 persen wilayah di Indonesia," jelasnya.

Baca juga: Panen Raya, Harga Gabah Kembali Normal di Rp 4.500 per Kg, Harga Beras Turun

Selanjutnya, harga cabai merah pada pekan kedua Mei 2024 juga naik 7,90 persen dibandingkan dengan April 2024.

Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga cabai merah sampai pekan kedua Mei 2024 juga meningkat menjadi 244 kabupaten/kota.

Selanjutnya, harga gula pasir juga mengalami hal yang sama. Harga gula pasir cenderung naik sampai dengan pekan kedua Mei 2024 menjadi Rp 18.420 per kg atau naik 1,76 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

"Jumah kabupaten/kota yang alami kenaikan harga juga meningkat menjadi 195 kabupaten/kota pada minggu ini," terang dia.

Terakhir, harga telur ayam ras sampai pekan kedua Mei juga naik menjadi Rp 31.771 per kg.

Selain itu, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga juga terus meningkat menjadi 118 kabupaten/kota. (kontan)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved