Pilkada Bali 2024
Persiapan Pilkada Bali 2024: KPU Bangli Resmi Lantik 20 PPK, Siapkan 5 Orang di Setiap Kecamatan
Jelang perhelatan Pilkada Bali 2024, KPU Bangli resmi melantik 20 orang PPK untuk melancarkan pencoblosan suara
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jelang perhelatan Pilkada Bali 2024, KPU Bangli resmi melantik 20 orang PPK untuk melancarkan pencoblosan suara.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melantik 20 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada serentak 2024, akhirnya dilantik pada Kamis 16 Mei 2024.
Ketua KPU Bangli Kadek Adiawan mengungkapkan, PPK yang dilantik berjumlah 20 orang yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap kecamatan.
"Setiap kecamatan ada lima orang PPK. Sehingga dengan total 4 kecamatan di Kabupaten Bangli, dibutuhkan sebanyak 5 orang PPK," ucapnya.
Baca juga: Pilkada Denpasar 2024: I Nengah Yasa Adi Susanto Daftar Pilwali Lewat Jalur Demokrat, Tunggu Wakil
Dari 20 orang PPK, lanjut Adiawan, hanya di Kecamatan Tembuku, Susut dan Kintamani yang terdapat wajah baru.
Sedangkan PPK di Kecamatan Bangli seluruhnya merupakan PPK yang sebelumnya bertugas di Pemilu 2024.
"Untuk di Susut ada 1 orang. Sedangkan Tembuku dan Kintamani masing-masing ada dua wajah baru," kata dia.
Lebih lanjut dikatakan, walaupun proses rekrutmen badan ad hoc di tingkat kecamatan relatif cukup singkat.
Adiawan memastikan prosesnya telah berjalan secara transparan dan akuntabel.
"Apa yang kami lakukan dalam proses rekrutmen PPK benar-benar untuk menghasilkan kualitas,”
“Kalau ada PPK yang dalam proses Pemilu kurang kemampuannya, minimal kita evaluasi," ujarnya.
Baca juga: Koalisi Nawasena Buka Ruang Bagi Tokoh, 6 Partai Kolaborasi Hadapi Pilkada Klungkung
Pihaknya berharap dalam proses Pilkada serentak, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangli ada bulan November mendatang, bisa berjalan sesuai harapan.
Pasca acara pelantikan dilanjutkan dengan pemilihan Ketua PPK di masing-masing kecamatan.
Pihaknya juga sekaligus memberikan Bimtek. Yang mana Bimtek lebih menekankan tentang pemahaman terhadap kelembagaan.
"Walaupun secara umum, PPK masih didominasi diisi oleh PPK Pemilu 2024, kita ingatkan kembali pada pentingnya kelembagaan, tata kerja dan kode etik sebagai PPK,”
“Dengan demikian diharapkan PPK yang telah dilantik ini, bisa bekerja secara profesional, tegak lurus dan satu komando,”
“Selain itu, kami harapkan para PPK yang telah dilantik ini bisa disiplin terhadap waktu dan disiplin terhadap kerja," tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.