Berita Bali

Serli Kaget Dengar Ledakan Saat Listrik Mati, Lupa Matikan Kompor, 2 Dapur Terbakar Akibat LPG Bocor

Kepada petugas, Sastrawan mengaku mulanya dia memasak air panas. Selanjutnya, dia mandi. Pasalnya, Sastrawan hendak menuju Puskesmas untuk berobat.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
(Ist/Humas Polresta Denpasar)
Bangunan Hancur - Situasi pasca kebakaran dua unit dapur pada sebuah rumah di Jalan Sedap Malam, Denpasar, JUmat (17/5).   

TRIBUN-BALI.COM - Dua unit dapur pada sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Sedap Malam, Gang Simantri, Denpasar terbakar pada Jumat (17/5). Diduga, kebakaran dipicu oleh tabung LPG yang meledak.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, kebakaran terjadi lantaran sang pemilik rumah, I Made Sastrawan (48) lupa mematikan kompor. “Kebakaran diduga adanya kompor gas meledak karena lupa mematikannya atau lalai ditinggal pergi oleh pemiliknya,” uja AKP Sukadi, Jumat.

Kepada petugas, Sastrawan mengaku mulanya dia memasak air panas. Selanjutnya, dia mandi. Pasalnya, Sastrawan hendak menuju Puskesmas untuk berobat. Usai mandi, Sastrawan langsung mengenakan pakaian dan bergegas menuju Puskesmas. Sementara kompor yang digunakan untuk memasak air panas, lupa dimatikan.

“Selesai mandi korban bergegas menggunakan pakaian dan langsung pergi ke Puskesmas dan lupa mematikan kompor yang dihidupkan tadi,” terang AKP Sukadi.

Setibanya di Puskesmas, Sastrawan mendapat panggilan telepon dari putrinya, Ni Kadek Serli Widia Satria bahwa dapurnya terbakar. Mendapat kabar tersebut, Sastrawan kembali pulang. Naas, Sastrawan mendapati api telah membesar ketika tiba di rumah.

Baca juga: RSUD Bangli Perlu Rp 50 Miliar, Pembangunan Gedung Perawatan, Lantai III Khusus Perawatan VIP & VVIP

Baca juga: Petugas Dilatih Padamkan Api Bakar Rutan, Semua APAR Rutan Jembrana Dicek Fungsinya

Sementara itu, saksi Ni Kadek Serli Widia Satria yang juga putri Sastrawan menerangkan, listrik di rumahnya sempat padam sekitar pukul 10.15 Wita.

Menindaklanjuti hal itu, Serli bermaksud untuk memeriksa kondisi meteran listrik di rumahnya. Tak berselang lama, tiba-tiba dia mendengar ledakan dan melihat asap disertai api dari bagian dapur.

“Pada saat keluar saksi tiba-tiba mendengar suara ledakan dan melihat api disertai asap dari dapur semakin membesar,” terang AKP Sukadi.

Dia kemudian meminta bantuan warga untuk membantu memadamkan api. Namun, api tetap menyala dan membesar.

Sekitar 15 menit berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di TKP dengan mengerahkan 2 unit mobil pemadam. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 Wita.

Belum diketahui berapa kerugian yang ditaksir Sastrawan. Sebab, dirinya sedang terguncang akibat peristiwa tersebut. Dia pun tak melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian lantaran menganggap hal tersebut sebagai musibah. (mah)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved