Berita Buleleng

Selamat Jalan! Putu Widastra Jadi Orang Terakhir yang Bertemu Kadek Sedana, Kecelakaan di Buleleng

Selamat Jalan! Putu Widastra Jadi Orang Terakhir yang Bertemu Kadek Sedana, Kecelakaan di Buleleng

|
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Aloisius H Manggol
istimewa
Kolase foto: Ilustrasi kecelakaan dan Polisi saat melakukan olah TKP di Jalan Samratulangi, Kilometer 3.000. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Insiden kecelakaan tragis merenggut nyawa Kadek Sedana Putra, keasyikannya mengendarai motor baru berakhir di Jalan Samratulangi, Kilometer 3.000, tepatnya di Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng.

Nasib tragis dialami pemuda berusia 25 tahun itu, dirinya tewas di tempat setelah kecelakaan tragis di wilayah Penarukan itu.

Insiden kecelakaan adu jangkrik itu terjadi  pada Selasa (28/5) pukul 23.30 Wita. 

Baca juga: Yakin Gaza Berani Masuk Buleleng Seperti Pesan Berantai yang Beredar? Sosok ini Beri Ultimatum!

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika dikonfirmasi Rabu (29/5) mengatakan, korban berasal dari Banjar DInas Kangin, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Sementara pengendara truk bernama Wayan Sukanabi, warga Banjar Dinas Yeh Ketipat, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Dia mengungkapkan, kecelakaan itu bermula saat korban mengendarai motor Honda PCX yang baru dibeli.

Baca juga: Selamat Jalan Romenta, Revina, dan Rafael, Ibu dan 2 Anak Tewas Kecelakaan, Tertimpa Truk Fuso

Ia melaju dari arah selatan menuju ke utara, dengan membonceng Putu Widastra (19). 

Namun setibanya di TKP kecelakaan, Sedana diduga mengambil haluan terlalu ke kanan.

Apesnya saat mengambil haluan terlalu ke kanan itu, muncul dari arah berlawanan sebuah truk DK 8708 UD yang dikemudikan oleh I Wayan Sukanabi (50).

Alhasil kecelakaan adu jangkrik pun terjadi. Sedana menghantam bagian depan truk tersebut, hingga motor yang belum memiliki plat kendaraan itu ringsek. 

Akibat kejadian tersebut, Sedana yang berkendara tanpa mengenakan helm pun tewas di lokasi kecelakaan.

Pria Kubutambahan tersebut kata AKP Diatmika mengalami luka terbuka pada dagu, keluar darah dari telinga dan hidung, serta luka robek pada kepala bagian samping. 

Sementara Putu Widastra yang dibonceng mengalami luka lebam pada mata kanan, mengeluarkan darah dari hidung, serta lecet pada tangan kanan, kaki dan dada.

Warga yang mengetahui kecelakaan ini pun bergegas melarikan Widastra ke RSUD Buleleng.

Sementara jenazah Sedana dievakuasi oleh Petugas PMI.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved