Berita Klungkung

APES! Pelabuhan Tersibuk Tak Punya Ruang Tunggu Memadai di Banjar Nyuh di Desa Ped

Ia mengatakan, selama ini wisatawan saat menginjakan kaki di Pelabuhan Banjar Nyuh, hanya berteduh di tenda yang disediakan Pemkab Klungkung

ISTIMEWA
PELABUHAN - Wisatawan saat tiba di Pelabuhan Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM - Pelabuhan Banjar Nyuh di Desa Ped menjadi pintu masuk utama wisatawan ke Nusa Penida dari Sanur. Namun pelabuhan tersebut belum ditunjang fasilitas pendukung untuk kenyamanan wisatawan.

Pelabuhan Banjar Nyuh saat ini menjadi pelabuhan tersibuk di Nusa Penida. Wisatawan yang sebagian besar menyeberang ke Nusa Penida dari arah Sanur berlabuh di pelabuhan tersebut. Namun fasilitas di Pelabuhan Banjar Nyuh belum memadai.

Misalnya saja saat wisatawan membayar retribusi setibanya di Pelabuhan Banjar Nyuh. Saat ini Dinas Pariwisata hanya menyediakan tenda. Ketika terjadi keramaian tidak jarang wisatawan sampai berpanas-panas dan kehujanan saat antre membayar retribusi.

Baca juga: KASUS Penyerangan Salah Satu Market di Denpasar, Polisi Diduga Telah Amankan Pelaku, Ini Beritanya!

Baca juga: WARGA Antusias Ramai-ramai ke Jalan Baru Tiap Sore di Desa Tiga Kecamatan Susut Bangli

Keluhan ini membuat Dinas Pariwisata berencana akan membangun gazebo di seputaran Pelabuhan Banjar Nyuh. Gazebo ini nanti menjadi tempat wisatawan untuk berteduh saat telah menginjakan kaki ke Nusa Penida atau ketika hendak balik dari Nusa Penida ke Sanur.

"Kami masih meminta izin (pembangunan Gazebo) ke Kementerian Perhubungan. Mengingat Pelabuhan Banjar Nyuh itu kewenangan Pusat," ujar Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati, Senin (3/6).

Ia mengatakan, selama ini wisatawan saat menginjakan kaki di Pelabuhan Banjar Nyuh, hanya berteduh di tenda yang disediakan Pemkab Klungkung atau di pos keamanan. Untuk pembangunan gazebo atau ruang tunggu, rencananya akan dibangun dua dengan anggaran sekitar Rp200 Juta.

"Mudah-mudahan minggu depan surat sudah bisa kita ajukan ke Kementerian Perhubungan. Jika sudah mendapat izin, pembangunan akan kami segera proses," ungkapnya.

Pj Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika mengatakan, upaya pembangunan ruang tunggu di Pelabuhan Banjar Nyuh merupakan upaya untuk memberi kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan ke Nusa Penida. Terlebih wisatawan ke Nusa Penida membayar retribusi.

"Saat ini prosesnya tengah memohon izin ke Kementerian Perhubungan untuk pemanfaatan lahan. Karena aset di Pelabuhan Banjar Nyuh merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan," jelas Jendrika. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved