Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bisnis

Berdayakan IKM dengan Bahan Ecoprint, Disperindag Denpasar Gelar Pelatihan Industri Tas

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dekranasda Kota Denpasar menggelar pelatihan industri kerajinan tas dari bahan ecoprint.

Tayang:
ISTIMEWA
Bahan Ecoprint - Pelatihan kerajinan tas dengan bahan Ecoprint yang digelar Disperindag dan Dekranasda Kota Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dekranasda Kota Denpasar menggelar pelatihan industri kerajinan tas dari bahan ecoprint. Kerajinan ini juga merupakan upaya untuk memanfaatkan bahan ramah lingkungan.

Ketua Panitia Pelatihan, Tjokorda Istri Agung Diah Kencana Wati, menuturkan bahwa penggunaan produk ramah lingkungan sangat penting untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Salah satu cara yang diupayakan adalah melalui industri kerajinan berbahan ecoprint.

"Inovasi bisa dilakukan dan dimanfaatkan untuk menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomis, yakni dengan membuat produk tas dari bahan ecoprint," tuturnya, Selasa (25/6).

Baca juga: JUDI Online Diantisipasi, Kapolsek Tabanan Lakukan Pemeriksaan Handphone Personel, Simak Beritanya!

Baca juga: MinyaKita Tidak Sesuai HET, Disperindag Bali Akan Tegur Supermarket dan Pedagang! Simak Beritanya

Bahan Ecoprint - Pelatihan kerajinan tas dengan bahan Ecoprint yang digelar Disperindag dan Dekranasda Kota Denpasar.
Bahan Ecoprint - Pelatihan kerajinan tas dengan bahan Ecoprint yang digelar Disperindag dan Dekranasda Kota Denpasar. (ISTIMEWA)

Tjok Diah menambahkan bahwa peserta pelatihan berjumlah 20 orang. Diharapkan, peserta dapat menghasilkan produk yang bisa menjadi unggulan Kota Denpasar. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pengusaha IKM di industri kerajinan dan pemula di Kota Denpasar.

Wakil Ketua Harian Dekranasda, Ida Ayu Widnyani Wiradana menyampaikan apresiasinya dan mendukung penuh kegiatan pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan perkembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM), yang bergantung pada sumber daya manusia dengan kemampuan dan keahlian di bidang seni dan kreasi.

"Semua SDM dalam bidang seni dan kerajinan harus kreatif terhadap produk dan promosi tanpa merugikan lingkungan. Pelatihan ini tentu akan berdampak positif dan mampu meraih peluang dan kesempatan untuk dapat berinovasi di bidang seni dan kreasi terhadap produk tanpa mengabaikan dan merugikan lingkungan sekitar," ungkapnya. (sup)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved