Sponsored Content
Percepat Transformasi Digital Perbankan Daerah, Jalin Bersinergi Dengan Bank UMKM Jatim
Bank UMKM Jatim berkomitmen menjadi mitra bagi UMKM yang membutuhkan produk kredit sesuai kebutuhan masyarakat Jawa Timur.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) sebagai perusahaan pemroses transaksi pembayaran digital terdepan di Indonesia, resmi menjalin kerja sama dengan PT Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur (Bank UMKM Jatim).
Kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Jawa Timur, khususnya bagi sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Bank UMKM Jatim berkomitmen menjadi mitra bagi UMKM yang membutuhkan produk kredit sesuai kebutuhan masyarakat Jawa Timur.
Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bank UMKM Jatim memainkan peran penting dalam memperkuat akselerasi pertumbuhan ekonomi di provinsi dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar kedua di pulau Jawa.
Plt. Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Irwan Eka Wijaya A, menyampaikan, bahwa kerja sama strategis antara Bank UMKM Jatim dan Jalin bertujuan untuk memperkuat layanan perbankan dan mendukung percepatan digitalisasi di sektor UMKM.
"Kerja sama ini berfokus pada penerapan teknologi digital terkini untuk menyediakan layanan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi seluruh nasabah Bank UMKM Jatim," kata Irwan dalam keterangan kepada Tribun Bali, pada Selasa 25 Juni 2024.
"Kolaborasi dengan Jalin merupakan langkah penting dalam perjalanan digitalisasi kami," imbuhnya.
Baca juga: Layanan Digital Tingkatkan Nasabah di Bali, Kredit CIMB Niaga Mengucur Deras, UMKM Mudah Akses
Dengan memanfaatkan solusi teknologi mutakhir yang ditawarkan oleh Jalin dinilai dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pelaku UMKM di Jawa Timur.
"Bank UMKM Jatim juga terus berinovasi dan menghadirkan layanan perbankan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan nasabah, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur," sambungnya.
Sementara itu, Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji, menegaskan bahwa percepatan transformasi digital perbankan daerah adalah sebuah keharusan.
Berdasarkan data Bank Indonesia, pertumbuhan kredit UMKM mencapai 6,74 persen (yoy) pada Mei 2024, menunjukkan geliat sektor usaha kecil dan menengah di tengah pemulihan ekonomi nasional.
Hal ini dinilai tidak lepas dari peran penting infrastruktur sistem pembayaran digital yang semakin kuat dan mudah diakses.
"Penguatan infrastruktur sistem pembayaran digital seperti QRIS dan perbankan digital secara umum telah membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas," kata Ario.
Hal ini tercermin dari peningkatan transaksi QRIS sebesar 213,31 persen (yoy) dan pertumbuhan transaksi perbankan digital sebesar 10,82 persen (yoy).
Untuk mempercepat transformasi digital di sektor perbankan daerah, Jalin menyediakan sistem pemrosesan pembayaran digital bagi Bank UMKM Jatim.
Layanan ini mencakup pengelolaan transaksi di jaringan ATM Link, kartu debit, uang elektronik, dan debit online.
Selain itu, juga terdapat potensi implementasi sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di seluruh UMKM yang menjadi mitra Bank UMKM Jatim.
Saat ini, QRIS berperan penting dalam transformasi digital UMKM, terutama dalam mempermudah manajemen keuangan.
“Dengan QRIS, UMKM dapat lebih mudah mengatur keuangan mereka, mempermudah pelacakan pendapatan dan pengeluaran, serta meningkatkan akurasi dalam rekonsiliasi keuangan," bebernya.
Jalin berkembang sebagai perusahaan pengelola integrasi jaringan ATM BUMN terbesar yang tersebar di seluruh Indonesia melalui merek ATM Link.
Sebagai perusahaan pemroses pembayaran (switching), Jalin mengelola jaringan "LINK" untuk menghubungkan layanan transaksi keuangan berbasis ATM & CRM, Debit, CDM, Mobile Banking, Mini ATM, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) baik Domestik maupun Cross-border serta layanan perbankan lain yang mencakup pengelolaan uang tunai.
Berdiri pada tahun 2016 melalui inisiatif bersama Kementerian BUMN, Himbara (BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Jalin telah memainkan peran penting dalam memajukan inovasi di sektor pembayaran.
Pada tahun 2019, mayoritas saham Jalin dialihkan ke PT Danareksa (Persero).
Saat ini, Jalin memiliki lebih dari 60 member yang berasal dari sektor perbankan dan fintech di Indonesia.
Jalin telah meraih sertifikasi ISO 27001, ISO 9001, PCI DSS, dan PCI PIN sebagai langkah untuk memenuhi standar dan keandalan layanan demi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh member.
"Hal ini membantu UMKM menjalankan bisnis mereka dengan lebih efisien dan transparan," pungkas Ario.
(*)