Berita Denpasar
SELAMAT JALAN! 7 Orang Meninggal Dunia di Denpasar Bali, Kasus Tembus 1.043
SELAMAT JALAN! 7 Orang Meninggal Dunia di Denpasar Bali, Kasus Tembus 1.043
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
Hal ini berkaitan dengan asap fogging yang dapat mengganggu pernafasan dibandingkan dengan fogging menggunakan mesin ULV.
"Akhir-akhir ini dengan siklus musim hujan yang berubah, sehingga langkah antisipasi dengan fogging massal pengasapan sedikit lebih berisiko dibandingkan dengan fogging menggunakan mesin ULV. Namun karena kasus yg semakin meningkat diharapkan bisa dilakukan fogging serentak di wilayah Kota Denpasar," katanya.
Selain itu, ia juga berharap peran serta masyarakat melakukan langkah Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN seminggu sekali.
Apalagi menurutnya, telur nyamuk bisa bertahan hingga 6 bulan, sehingga PSN ini sangat penting dilakukan.
"Langkah-langkah penanggulangan DBD yang dapat dilakukan yakni dengan melakukan sosialisasi tentang DBD (melalui radio, media sosial, dan sekolah), kegiatan pemantauan jentik oleh Jumantik (Juru pemantau jentik), kegiatan gertak PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) oleh Jumantik di setiap banjar, lomba PSN, pelaksanaan fogging fokus, pelaksanaan fogging massal (ULV), dan pelaksanaan fogging massal (pengasapan)," katanya.
Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk juga tetap dilakukan.
Dimana pihaknya tetap mengedukasi masyarakat agar melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN secara konsisten dan mandiri.
Disamping itu, para jumantik juga tetap melakukan kunjungan rumah untuk ikut memantau jentik dan sekaligus mengedukasi masyarakat.
Dan pihaknya mengatakan, jangan sampai dilakukan fogging setiap minggu, karena disamping biayanya tinggi, efek dari asap fogging juga tidak baik untuk kesehatan.
“Untuk itu, peran masyarakat tetap diharapkan untuk mandiri PSN di lingkungan masing-masing,” katanya. (*)
| Keterisian Bus TMD 30 - 40 Persen, Dishub Denpasar Tunggu Evaluasi Terkait Keberlanjutan Anggaran |
|
|---|
| Dukcapil Denpasar Bali Jemput Bola Perekaman KTP-el ke Sekolah, Sasar Siswa dari Usia 16 Tahun |
|
|---|
| 26 WNA Diduga Disekap di Kedonganan Gunakan Visa Turis, Tindak Pidana Masih Berproses |
|
|---|
| Siswa Diperbolehkan Pilih 3 Sekolah pada Jalur Domisili dan Afirmasi SPMB SMP 2026 di Denpasar |
|
|---|
| 4 Pembuang Sampah di Pinggir Jalanan Denpasar Ditipiring, Pembuang Limbah Didanda Rp 300 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi_mayat_korban_penemuan-mayat_korban_pembunuhan_jenazah_korban-pembunuhan_dwis.jpg)