Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

Disdikpora Akan Gusur Semua 'Rumah Hantu' Di Bangli Bali

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, total ada 163 mes guru di Bangli.

|
istimewa
Kondisi salah satu mes guru di Kabupaten Bangli, Bali, Rabu 17 Juli 2024 - Disdikpora Akan Gusur Semua 'Rumah Hantu' Di Bangli Bali 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kabupaten Bangli, Bali, pada beberapa puluh tahun lalu, merupakan kota dengan akses terbatas.

Belum lagi sistem transportasi yang sulit, menyebabkan tenaga pendidik yang mendapat tugas negara untuk mengajar di sekolah dasar (SD) Bangli menjadi kesulitan dalam menempuh sekolah tempatnya bekerja.

Karena hal itu, saat pembangunan sekolah pada masa dulu, hampir setiap sekolah di Bangli menyediakan mes untuk para pengajar, supaya mereka tidak perlu pulang pergi ke tempat asalnya.

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, total ada 163 mes guru di Bangli.

Baca juga: SLB di Bali Kekurangan Guru Mata Pelajaran dan Keterampilan, Suryawan: Berat Sekali Pekerjaan Mereka

Dari total tersebut, hampir semua kondisinya tidak terurus. Bahkan disebut laiknya rumah hantu.

Di satu sisi, Disdikpora Bangli pun dipastikan tidak memperbaiki mes tersebut, dan memilih untuk menghapusnya sebagai aset daerah.

Hal tersebut beralasan, saat ini akses menuju semua daerah di Bangli sudah baik.

Belum lagi, moda transportasi yang ada saat ini, memungkinkan untuk guru mempersingkat waktu mereka dari rumah ke sekolah.

Kadisdikpora Bangli, Komang Pariartha membenarkan hal tersebut.

Kata dia, 163 SD yang ada, hampir semuanya mes guru kondisinya rusak parah, dan perbaikannya pun harus bersifat revitalisasi.

"Kondisi mes guru yang ada saat ini malah mirip rumah hantu,” kata Pariartha.

Dia mengungkapkan, kerusakan yang terjadi bukan karena tidak terurus. Namun memang pondasi mess ini telah termakan usia.

Sebab semua mess yang ada, dibangun berbarengan saat sekolah tersebut dibangun.

"Dulu diperuntukkan untuk guru yang berasal dari jauh. Sekarang karena kelancaran transportasi, saat ini jarang guru yang mau tinggal di mes,”ucapnya.

Supaya tidak memberikan kesan kumuh dan angker pada sekolah, pihaknya telah memerintahkan bagian aset Disdikpora Bangli untuk mengajukan pengusulan penghapusan aset.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved