Berita Gianyar
Pemkab Gianyar Gelar Imunisasi Polio, Sasar 55.377 Anak
Kata dia, penyakit polio sendiri merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, namun dapat dicegah dengan imunisasi.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam meningkatkan kekebalan kelompok (Herd Immunity) terhadap penyakit polio, Pemkab Gianyar menggelar Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Wantilan Banjar Kulu, Desa Tampaksiring, Gianyar, Senin 22 Juli 2024 pagi.
Pencanangan PIN ditandai dengan meneteskan vaksin polio, oleh Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Widiastuti Wirasa.
Didampingi Kadis Kesehatan Gianyar Ni Nyoman Ariyuni, Balai Besar POM Denpasar, OPD terkait, Camat Tampaksiring, UPTD Puskesmas Tampaksiring I dan unsur desa setempat.
Kegiatan ini dilakukan guna pencegahan dan penanggulangan kejadian luar biasa penyakit polio yang telah terjadi di beberapa daerah di Indonesia.
Baca juga: Wisnu Wijaya Minta Restu ke Sulinggih Untuk Maju Pilkada Gianyar 2024!
Baca juga: RESMI Gede WP Berstatus Tersangka! Oknum ASN Buleleng Terlibat Kasus Curanmor Hingga Narkoba!

Widiastuti Wirasa pencanangan PIN polio di Kabupaten Gianyar, dijadwalkan di seluruh posyandu sampai tanggal 29 Juli 2024 dan tahap ke 2 dilaksanakan 6-12 Agustus 2024.
“Hari ini mulai dari Banjar Kulu, Tampaksiring dijadikan pencanangan awal untuk memberikan vaksin polio. Ini pencanangan tahap kedua secara nasional dan sebagai putaran pertama untuk Kabupaten Gianyar,” kata Widiastuti Wirasa.
Kegiatan PIN polio menyasar anak berusia 0-7 tahun, dengan tidak memandang status imunisasi sebelumnya, dimana jumlah sasaran PIN sebanyak 55.377 anak, yang akan dilayani di 547 Posyandu tersebar di wilayah Gianyar.
Kata dia, penyakit polio sendiri merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, namun dapat dicegah dengan imunisasi.
"Melalui imunisasi telah terbukti melindungi jutaan anak dari penyakit dan kelumpuhan," ujarnya.
Data yang terkumpul selama ini, kata dia, baik dari uji klinis maupun penggunaan imunisasi polio, menunjukkan dapat ditoleransi dengan baik oleh orang dewasa, anak, dan bayi, tanpa adanya kekhawatiran pada kejadian ikutan pasca pemberian imunisasi (KIPI) yang diidentifikasi.
Selain imunisasi, dibutuhkan juga peran aktif masyarakat dalam pencegahan penularan virus polio dengan cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, serta segera melapor kepada petugas kesehatan atau puskesmas terdekat jika menemukan anak usia di bawah 15 tahun dengan gejala lumpuh layu mendadak.
“Mari Ibu-ibu cerdas Gianyar, bawa anak-anaknya yang berusia 0-7 tahun ke POSYANDU terdekat, untuk mendapatkan imunisasi Polio saat Pekan Imunisasi Nasional,” ajak Widiastuti Wirasa. (*)
Megawati Hadiri Plebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra di Gianyar |
![]() |
---|
PRIA LOKAL Digerebek di Batubulan Gianyar, Polisi Temukan ini di Rumahnya |
![]() |
---|
Kasus Orang Jatuh Ke Jurang Ternyata Korban Pengeroyokan Di Bali, Rohmat & Wahyu Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Motif Rohmat dan Wahyu Tega Keroyok Lalu Tusuk Kurniawan, Korban Ditemukan di Bawah Jembatan di Ubud |
![]() |
---|
Hama Tikus Kembali Muncul Di Gianyar Bali, Distanak Tekankan Teknik Ngeropyok |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.