Berita Buleleng

Tanggapi Temuan Bawaslu, Ketua KPU Buleleng: Itu Masalah Teknis, Tidak Perlu Dibesarkan

Dudhi menambahkan, dalam proses Pilkada 2024 ini merupakan kerja bersama. Ia meminta pada Bawaslu apabila ada temuan, agar segera ditegur.

Mer/Tribun Bali
Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, menanggapi temuan pada uji petik yang dilakukan Bawaslu, terkait proses pencocokan dan penelitian.

KPU menilai kesalahan teknis yang dilakukan Pantarlih pasti ada. Sehingga tidak perlu dibesar-besarkan.

Untuk diketahui, Bawaslu Buleleng melakukan uji petik terhadap hasil coklit yang dilakukan Pantarlih. Hasilnya ditemukan 51 warga yang tersebar di Kabupaten Buleleng, belum masuk sebagai pemilih.

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, AHY Apresiasi Kinerja Seluruh Jajaran

Baca juga: Sok Jagoan Ancam Pedagang Nasi Goreng di Pemogan Denpasar Hingga Viral, Ghazali Diborgol

Menanggapi hal tersebut, Dudhi mengatakan jika saat ini sedang proses pemutakhiran data pemilih. Ia menegaskan terhadap temuan data ganda pasti akan diproses.

"Namanya data pemilih kan dinamis, ada yang keluar dan masuk. Kalau dia keluar ngurus lagi administrasi, kan ganda muncul di tempat lain," katanya, Senin (22/7/2024).

Dudhi mengatakan jika saat ini tahapan masih sedang berproses. Sedangkan proses dikatakan selesai apabila data pemilih sudah ditetapkan menjadi DPT.

Sementara ditanya soal warga yang dicoklit stikernya belum ditulis, Dudhi mengatakan jika hal tersebut merupakan masalah masalah teknis. Sehingga tidak perlu dibesarkan.

"Proses coklit dilakukan dengan orang banyak, sehingga kesalahan pasti ada. Ya kalau sudah ada temuan seperti itu, nanti akan diperbaiki," imbuhnya.

Dudhi menambahkan, dalam proses Pilkada 2024 ini merupakan kerja bersama. Ia meminta pada Bawaslu apabila ada temuan, agar segera ditegur.

Sehingga Pantarlih bisa segera melakukan perbaikan. "Tidak perlu sampai ke atas. Karena Bawaslu kan punya tim pencegahan dini," kata dia. (mer)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved