PON 2024
Ini Beberapa Cabor Unggulan Untuk Dulang Emas di PON Aceh-Sumut, Ketua KONI Bali Harapkan Hal Ini
Pelepasan atlet kontingen Bali untuk PON XXI Aceh-Sumut ditandai dengan penyematan jaket oleh Pj Gubernur Bali kepada perwakilan atlet
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, berharap perolehan medali emas dalam PON (Pekan Olahraga Nasional) XXI Aceh-Sumatera Utara 'meleset' dari target.
Ketua Kontingen PON Bali itu mengungkapkan target dalam PON kali ini bisa dikatakan meningkat 100 persen dari PON XX Papua lalu.
Di mana kali ini KONI Bali optimis menargetkan 45 medali emas dari 28 medali emas yang diperoleh dari PON sebelumnya.
Sebagaimana disampaikan Oka Darmawan saat Prosesi Pelepasan dan Ramah Tamah dengan Kontingen PON XXI Provinsi Bali di Sisi Timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, pada Minggu 18 Agustus 2024 petang.
Baca juga: Puluhan Atlet Buleleng Akan Ikuti PON Aceh-Sumut 2024, Dapat Tambahan Uang Transport dan Suplemen
"Pada PON 2024 kami menargetkan perolehan medali emas lebih banyak dibandingkan PON sebelumnya, yaitu 45 medali emas, kami laporkan pada PON Papua Kontingan Bali berhasil meraih 28 medali emas dan duduk di ranking 5, Bali punya potensi besar pada beberapa cabor unggulan," kata Oka.
Pihaknya menyebutkan beberapa cabor kontingen Bali yang berpotensi besar untuk mendulang medali emas di antaranya judo, pencak silat, tarung derajat, kriket, woodball, atletik, layar, panjat tebing dan lainnya.
"Diharapkan dapat kontribusi medali emas. Target ini sudah berdasarkan evaluasi setiap saat dilakukan, seandainya meleset mudah-mudahan meleset ke atas atau lebih dari 45 medali emas," ujarnya.
Adapun dalam perhelatan PON XXI Aceh-Sumut kali ini, Bali menerjunkan sebanyak 549 atlet dari 49 cabang olahraga dan 60 disiplin sport dengan didampingi 188 pelatih berkualitas dari TC desentralisasi maupun sentralisasi serta melibatkan teknologi dan sport science untuk meningkatkan performa atlet.
"Kami sudah persiapkan sejak tahap kualifikasi dilanjutkan Pelatda melalui TC Desentraliasasi dan TC sentralisasi diikuti oleh 549 atlet dari 49 cabor dan 60 disiplin sport," jelasnya.
"Pelatda digelar secara terstruktur, didukung pelatih berpengalaman yang fokus peningkatan performa fisik, teknik strategi dan mental, serta sport science dan teknologi olahraga mendukung pelatihan demi mengibarkan panji Provinsi Bali, dengan segala persiapan matang kami optimis kontingen Bali mampu meraih prestasi yang membanggakan," bebernya.
Pelepasan atlet kontingen Bali untuk PON XXI Aceh-Sumut ditandai dengan penyematan jaket oleh Pj Gubernur Bali kepada perwakilan atlet dan dilanjutkan dengan prosesi menghormati dan mencium pataka Bali Dwipa Jaya oleh atlet.
Pada kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya mengharapkan perolehan medali kontingen Bali yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara dapat "meleset" di atas target awal senada dengan Ketua Kontingen Bali.
"Pak Ketua KONI kan targetnya 45 emas, harapan saya bisa di atas itu," kata Pj Gubernur
Pj. Gubernur Mahendra Jaya optimistis atlet Bali mampu berbicara banyak di ajang olahraga empat tahunan terbesar di Tanah Air tersebut dan mempersembahkan kebanggaan serta prestasi bagi Pulau Dewata.
Terlebih dalam PON Papua sebelumnya, atlet-atlet Bali mampu bertengger di posisi lima besar dengan raihan 28 medali emas.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.