Berita Bali
Viral Peringatan Darurat Demokrasi Indonesia, Polda: Bali Kondusif, Belum Ada Permohonan Izin Aksi
Karo Ops Polda Bali memastikan bahwa pihak kepolisian siap menghadapi situasi-situasi kerawanan yang terjadi yang digambarkan
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol Soelistijono SIK MH, memastikan tidak ada gejolak di Bali mengenai viralnya di media sosial mengenai postingan Peringatan Dini Waspda Demokrasi.
Dirinya juga menyebutkan hingga siang ini belum ada permohonan izin dari elemen yang hendak melakukan aksi unjuk rasa kepada pihak kepolisian untuk wilayah Denpasar maupun wilayah lainnya.
"Sampai sekarang belum ada permohonan izin melakukan aksi (mahasiswa,-red) jadi persiapan khusus tidak ada, bagaimana kami menyiapkan preemtif maupun preventif pentahapan Pilkada saja, tidak ada hal-hal khusus yang ditingkatkan," kata Kombes Pol Soelistijono dijumpai usai Latihan Sispamkota di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Bali pada Kamis 22 Agustus 2024.
Pihaknya menyampaikan bahwa kepolisian dari tingkat Polda dan jajaran sudah menyiapkan skenario pengamanan sesuai pentahapan Pilkada Serentak dengan total ribuan personel pengamanan diterjunkan.
Baca juga: Antisipasi Gangguan Keamanan! Polres Klungkung dan Buleleng Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada
Ia pun memastikan bahwa suhu politik di Bali masih adem ayem hingga saat ini.
"Kalau di Bali secara menyeluruh informasi yang kami terima masih kondusif dengan putusan di pusat itu tidak ada riak negatif di wilayah Bali mudah-mudahan sampai dengan pelaksanaan Pilkada nanti. Jadi sampai saat ini di Bali situasi politik masih landai, kami lakukan cooling sistem juga," jelasnya.
Karo Ops Polda Bali juga memastikan bahwa pihak kepolisian siap menghadapi situasi-situasi kerawanan yang terjadi yang digambarkan mulai dari kategori hijau, kuning dan merah.
"Latihan sispamkota ini sesuai dengan skenario yang sudah kami persiapkan, kami gambarkan bagaimana situasi hijau aktivitas masyarakat seperti biasa, kemudian situasi kuning sampai dengan situasi merah, kesiapan Polda Bali pengamanan tahapan Pilkada Serentak," tuturnya.
Sementara itu, hari ini Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana menggelar konsolidasi akbar menyikapi darurat demokrasi Indonesia di Parkiran Lantai 4 FKH, Kampus Sudirman, Universitas Udayana, Denpasar.
Pantauan Tribun Bali di lokasi, di lampu merah Sudirman terpampang spanduk-spanduk bernada kecaman terhadap pemerintah atas situasi darurat demokrasi, yang dipasang persimpangan jalan. (*)
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.