Berita Badung

Ruang Kecak di RSD Mangusada Badung Runtuh hingga Terjadi Ledakan, Simulasi Gempa Bumi

Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung gempar karena ruang kecak di Rumah Sakit Plat merah itu runtuh.

Istimewa
Pelaksanaan simulasi bencana yang dilakukan di RSD Mangusada Badung pada Jumat 6 September 2024 

Ruang Kecak di RSD Mangusada Badung Runtuh hingga Terjadi Ledakan, Simulasi Gempa Bumi


TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung gempar karena ruang kecak di Rumah Sakit Plat merah itu runtuh.

Bahkan juga terjadi ledakan akibat korsleting listrik hingga pasien dan petugas medis berhamburan keluar.

Hal itu pun disimulasikan dalam pelatihan Bencana Gempa Bumi yang diberikan kepada seluruh staf di RSD Mangusada Badung pada Jumat 6 September 2024. 

Baca juga: Satu Korban Kebakaran Gudang Elpiji di Denpasar Masih Dirawat di RSUD Mangusada

Simulasi bencana yang dilaksanakan pada pukul 13.00 Wita mengasumsikan  telah terjadi gempa bumi berada di koordinat 9.63 Lintang Selatan 114.02 dan 7,70 Bujur Timur. 

Gempa bumi pun berkekuatan 8 SR dan pusat gempa berada di laut 156 kilometer barat daya Jembrana dengan kedalaman 10 kilometer dengan durasi 35 detik. Gempa dirasakan hingga wilayah Badung khususnya di RSD Mangusada.

Akibat gempa itu, diasumsikan runtuhnya beberapa ruangan di RSD Mangusada salah satunya Ruang Kecak.

Baca juga: Dirut RSD Mangusada Sebut Belum Ada Caleg Depresi Yang Gagal Nyaleg Untuk Konsultasi

10 detik setelah gempa bumi berakhir, terjadi ledakan yang mengakibatkan terjadinya kebakaran di Ruang Margapati sebelah timur, yang penyebabnya karena korsleting listrik.

"Jadi pelatihan bencana ini untuk melatih kesiapsiagaan menghadapi bencana terkait issue yang sedang hangat beredar yaitu Megatrust di wilayah Bali," kata Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSD Mangusada Kabupaten Badung dr. I Putu Arya Widiyana Pasek, M.Kes disela-sela kegiatan.

Dalam pelatihan bencana itu pun bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung.

Baca juga: Kamar Jenazah di RSD Mangusada Sempat Oveload, Sudah Kembali Normal

"Kegiatan ini kita lakukan dalam rangka HUT ke — 22 RSD Mangusada Kabupaten Badung juga. Sehingga perlu kita lakukan kesiapsiagaan dan simulasi bencana," tegasnya sembari mengatakan pelatihan ini diikuti oleh Civitas Hospitalia sebanyak 50 orang. 

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh staf RSD Mangusada dapat memberikan respons yang cepat, efektif, dan terkoordinasi dengan baik, sehingga dapat meminimalisir dampak bencana terhadap pasien dan fasilitas rumah sakit,” ujarnya.

Dia menjelaskan, salah satu sesi penting dalam pelatihan ini adalah simulasi tanggap darurat penanganan keadaan darurat gempa bumi dan kebakaran.

Baca juga: Ketua DPRD Badung Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan RSD Mangusada

Disebutkan para peserta yang terdiri dari tenaga medis dan non-medis di RSD Mangusada dilatih untuk menghadapi situasi gempa dan kebakaran.

"Kami ingin tetap memberikan pelayanan yang baik. Ketika bencana alam terjadi kami juga harus siap mengambil langkah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya. (*)

 

Berita lainnya di Simulasi Bencana

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved