Berita Bali
Satu Korban Kebakaran Gudang Elpiji di Denpasar Masih Dirawat di RSUD Mangusada
Satu Korban Kebakaran Gudang Elpiji di Denpasar Masih Dirawat di RSUD Mangusada
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ternyata sebelum mendapatkan perawatan intensif di RSUP Prof Ngoerah, korban kebakaran gudang elpiji di Denpasar sempat dilarikan ke RSUD Mangusada.
Pasca kejadian kebakaran di gudang penyimpanan gas elpiji 3 kg di Jalan Cargo Taman Denpasar, Minggu 9 Juni 2024 ada delapan orang yang dilarikan ke RSUD Mangusada.
Namun dari hasil pemeriksaan, tujuh diantaranya dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah. Bahkan hingga Rabu, 12 Juni 2024 satu pasien masih di rawat di RSUD Mangusada.
Baca juga: Kronologi Lengkap Petaka Jemput Nyawa Kadek Nia, Gadis Buleleng itu Beri Tanda Sebelum Berpulang?
Dirut RSD Mangusada, dr Nyoman Darta saat dikonfirmasi mengakui jika sebelumnya delapan korban dilarikan ke RSUD Mangusada.
Hanya saja karena di Mangusada tidak memiliki ruangan atau pelayanan terkait luka bakar, tujuh pasien dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah.
"Hari minggu itu sudah langsung kita rujuk ke RSUP Prof Ngoerah atau dikenal dengan Sanglah," ujarnya.
Baca juga: Gudang Elpiji Denpasar yang Terbakar Pernah Digerebek, Kok Masih Beroperasi? Ini Penjelasan Polisi
Namun sampai saat ini pihaknya mengaku masih ada satu pasien yang dirawat.
Bahkan karena kondisi pasien stagnan rencana akan kembali dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah.
"Kita akan rujuk pasiennya, karena kita kan tidak punya ruang pelayanan untuk luka bakar. Jadinya kita harus rujuk," jelasnya.
Disinggung kapan akan dirujuk, dr Darta mengaku menunggu kesiapan RSUP Prof Ngoerah.
Mengingat saat ini kondisi masih stabil, namun harus perlu penanganan khusus.
"Kalau sekarang siap (RSUP Prof Ngoerah -red) sekarang kita rujuk. Mengingat kami belum memiliki fasilitas menangani pasien khusus luka bakar," imbuhnya.
Seperti diketahui, Sebuah gudang gas mengalami kebakaran yang menimbulkan suara ledakan, di kawasan Jalan Cargo Permai, Denpasar Utara, Bali, pada Minggu 9 Juni 2024, sekitar pukul 06.30 WITA.
Peristiwa ini menggemparkan warga, pasalnya suara ledakan tidak hanya sekali terjadi dan terdengar hingga radius beberapa kilometer di wilayah Dalung. (*)
DIREKTUR Mie Gacoan Tak Lagi Tersangka, Polda Bali Resmi Hentikan Kasus LMK Selmi & Mie Gacoan Bali |
![]() |
---|
NUANU Creative City Bantah Sejumlah Hasil Sidak Komisi 1 DPRD Bali, Ini Penjelasan Lengkapnya! |
![]() |
---|
Penyandang Disabilitas Capai 25.963 Orang, Dinsos P3A Bali Ajak Semua Pihak Berkolaborasi |
![]() |
---|
UPAYA PHDI Denpasar Ringankan Beban Umat, Gelar Upacara Menek Kelih Hingga Metatah Massal |
![]() |
---|
Gelar Aksi Damai ke Kantor Gubernur, Partai Buruh Exco Bali Tuntut Stop PHK dan Hapus Outsourcing |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.