Berita Bali

Proyek Tol Mengwi-Gilimanuk Macet, Lanjutan Pembangunan Batal di September 2024 

Proyek jalan Tol Mengwi-Gilimanuk sepanjang 96,84 kilometer ini sebelumnya ditargetkan rampung pada tahun 2025.

Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Situasi di lokasi pelatakkan batu pertama mega proyek Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk di tanah Perusda Bali wilayah Desa/Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Kamis 12 Oktober 2023 - Proyek jalan Tol Mengwi-Gilimanuk sepanjang 96,84 kilometer ini sebelumnya ditargetkan rampung pada tahun 2025. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Apa kabar lanjutan pembangunan jalan Tol Gilimanuk-Mengwi?

Hingga kini progres pembangunan masih belum jelas alias macet.

Padahal sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali bakal berlanjut pada September 2024 ini. 

Setelah dilakukan peletakan batu pertama pada September 2022, pembangunan tol di wilayah Bali Barat ini sempat mandek karena permasalahan biaya.

Proyek jalan tol sepanjang 96,84 kilometer ini sebelumnya ditargetkan rampung pada tahun 2025.

Ketika dikonfirmasi, Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Tol Mengwi-Gilimanuk, Johannes Tumpal Panjaitan mengatakan untuk rencana pembangunan jalan Tol Mengwi-Gilimanuk masih menanti dana pengadaan tanah. 

“Untuk pembangunan tol masih menunggu dana pengadaan tanah dari APBN dan menunggu proses lelang investor untuk konstruksinya dari pusat,” jelasnya kepada Tribun Bali, Selasa 17 September 2024.  

 

Ketika disinggung mengenai masa jabatan Menteri PUPR Basuki maupun Presiden RI Joko Widodo yang akan selesai apakah dipastikan pembangunan tol ini dapat berlanjut, Johannes mengatakan bukan kapasitasnya untuk menjawab hal tersebut. 

“Pertanyaan ini bukan domain saya untuk menjawab. Untuk kejelasan dana APBN nya ada di ranah Kementerian Keuangan,” tandasnya. 

Baca juga: Mega Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi Belum Ada Kejelasan, Nengah Tamba: Saya Optimis

Kelanjutan pembangunan tol tersebut ditentukan oleh pemerintah pusat. Kini harus menunggu pemerintah pusat dalam penganggaran untuk pembelian lahan lokasi Ruas Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi seluas ± (lebih kurang) 1.113,33 (seribu seratus tiga belas koma tiga puluh tiga) hektar, melintasi 3 wilayah administrasi kabupaten (Kabupaten Jembrana, Tabanan, dan Badung), 13 kecamatan dan 58 desa/kelurahan. 

Sementara Kepala Dinas PUPRPKP Jembrana, I Wayan Sudiarta, menyatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi terbaru terkait kelanjutan pembangunan atau proyek jalan Tol Gilimanuk-Mengwi.

Pihaknya mengakui terakhir hanya soal lelang ulang yang dilakukan pemerintah pusat. 

"Belum-belum (ada informasi lanjutan), sabar," kata Sudiarta saat dikonfirmasi terpisah, kemarin.

Dia mengakui, informasi terakhir hanya soal proses tender ulang yang dilakukan pemerintah pusat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved