BIAS 2024
Pada Penyelenggaraan BIAS 2024, TNI AU Pesan Empat Helikopter Airbus H145
TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah memesan empat helikopter Airbus H145 sebagai bagian dari program modernisasi kegiatan pelatihannya.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Pada Penyelenggaraan BIAS 2024, TNI AU Pesan Empat Helikopter Airbus H145
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah memesan empat helikopter Airbus H145 sebagai bagian dari program modernisasi kegiatan pelatihannya.
Pemesanan tersebut diumumkan pada acara Bali International Airshow (BIAS) yang digelar 18 hingga 21 September 2024 di Apron Selatan General Aviation Terminal Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Berdasarkan perjanjian antara TNI AU dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Airbus akan mengirimkan helikopter H145 versi lima bilah baling-baling ke PTDI.
Baca juga: Penerbangan Reguler Tetap Lancar Selama Penyelenggaraan Bali International Airshow 2024
Setelah itu, PTDI akan mengelola proses perakitan ulang dan pemasangan perangkat misi serta pekerjaan kustomisasi lainnya di Bandung, untuk akhirnya nanti akan diserahkan kepada TNI AU.
Helikopter multimisi ini akan digunakan untuk pelatihan militer serta misi pencarian dan penyelamatan ringan.
“Kami merasa terhormat atas terpilihnya Airbus H145 untuk pertama kali di Indonesia sebagai bagian dari armada pelatihan yang baru di negeri ini," ujar Head of Asia-Pacific, Airbus Helicopters, Vincent Dubrule, Rabu 18 September 2024.
Baca juga: Luhut: Paling Susah Tangani Sampah, Bali International Airshow di Ngurah Rai, Target 6 Ribu Visitor
Kami percaya bahwa helikopter H145 akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan pelatihan pilot militer dan sekaligus menjadi alat yang penting untuk operasi pencarian dan penyelamatan.
"Dengan mitra terpercaya seperti PTDI, kami berharap kedepannya dapat terus bekerja sama untuk mendukung armada helikopter Indonesia,” tambahnya.
Vincent menambahkan bahwa pihaknya merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan oleh TNI AU melalui pemesanan helikopter H145 sebagai bagian dari program modernisasi pelatihan.
Baca juga: Bali International Airshow 2024 Siap Digelar, Akan Ada Puluhan Pesawat dengan Teknologi Terbaru
"Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kemitraan yang telah terjalin lama antara PTDI dan Airbus, tapi juga menunjukkan komitmen kami dalam menyediakan solusi yang inovatif dan dapat diandalkan untuk kebutuhan operasional nasional," ungkap Vincent.
Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Gita Amperiawan menyampaikan bahwa melalui kerja sama yang erat ini, PTDI tidak hanya akan mendukung pengiriman helikopter H145, namun juga akan meningkatkan kemampuan kami dalam hal integrasi dan perakitan di fasilitas.
"Kami yakin bahwa kerja sama ini akan menciptakan peluang-peluang baru bagi pengembangan industri kedirgantaraan nasional dan lebih jauh lagi akan menjaga hubungan jangka panjang antara PTDI dan Airbus yang terus kami perkuat demi masa depan yang lebih maju,” ucapnya.
Kerja sama antara Airbus Helicopters dan Indonesia telah terjalin selama hampir 50 tahun sejak tahun 1976, ketika PTDI pertama kali mendapatkan lisensi untuk memproduksi helikopter NBO-105.
PTDI menjadi pemasok utama rear fuselage dan main airframe Airbus H225 pada tahun 2008, diikuti oleh beroperasinya lini produksi helikopter H225 di tahun 2011.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.