Pilkada 2024

Kesempatan KPU Pulihkan Kepercayaan Publik, Wakil Ketua MK: Tak Ada Waktu Istirahat, Tekanan Tinggi!

Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta menumbuhkan kembali kepercayaan publik setelah ujian besar yang terjadi pada Pilpres dan Pileg 2024.

Kompas.com/ Tresno Setiadi
SIMULASI PENCOBLOSAN - KPU saat menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2024. KPU diminta menumbuhkan kembali kepercayaan publik setelah ujian besar yang terjadi pada Pilpres dan Pileg 2024. 

TRIBUN-BALI.COM  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta menumbuhkan kembali kepercayaan publik setelah ujian besar yang terjadi pada Pilpres dan Pileg 2024. Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra menilai sekarang adalah momentum yang bagus untuk KPU.

Tak hanya KPU, Saldi mengungkapkan, MK hingga Bawaslu menghadapi tugas berat dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024. “Ini adalah momentum bagus dan baik untuk KPU, terutama untuk memulihkan kepercayaan,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Jumat (20/9).

Ia mengatakan, Pilkada 2024 diselenggarakan di 545 daerah di Indonesia dan dilaksanakan setelah tahapan Pilpres dan Pileg selesai. “Jadi tidak ada waktu istirahat dengan tekanan politik yang begitu tinggi” demikian ujar Saldi.

Baca juga: DPRD Bali Minta Tenaga Pendamping Saat Kunjungan Kerja 

Baca juga: BONGKAR Sindikat Penggelapan Mobil Rental, BRN Korda Bali Bersama Polsek Kutsel! Simak Beritanya

Ia mengakui tugas ini merupakan pekerjaan yang berat. Namun menurut dia, tugas ini menjadi kesempatan besar bagi KPU dan MK untuk mengambil kembali kepercayaan publik. Karena tidak bisa dibantah masih adanya krisis kepercayaan terhadap beberapa lembaga negara, termasuk MK dan KPU.

Saldi Isra mengatakan, KPU harus bisa membuktikan kepada masyarakat bahwa pemilu dapat diselenggarakan dengan prinsip independensi. Praktik demokrasi bisa bertahan dengan baik kalau KPU bisa membuktikan sebagai institusi yang independen.

“Oleh karena itu, penyelenggara harus siap. Kita semua termasuk MK adalah pihak yang berkepentingan menjaga agar semua infrastruktur politik yang menggerakkan demokrasi kita ini agar mendapatkan kembali kepercayaan orang banyak. Karena itu tugas kita bersama tidak hanya tugas KPU, Bawaslu, ini juga termasuk tugas MK,” tutur Saldi.

Hal ini disampaikan Saldi dalam ceramah kunci sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis Hukum Acara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota (PHP Kada) bagi Komisi Pemilihan Umum Angkatan IV. Kegiatan ini berlangsung di Tiger Ballroom Royal Safari Hotel, Bogor, Rabu kemarin. (kompas.com)

 

Sumber: Kompas.com
Tags
KPU
Pilkada
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved