bisnis
Kemenparekraf Target Pungutan Gim Online, Potensi PNBP dari Industri Ini Sangat Besar
Sandiaga melihat, pasar gim global akan terus mengalami kenaikan pangsa pasar hingga US$ 504,28 miliar pada 2030 mendatang.
TRIBUN-BALI.COM - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membidik pemungutan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor game atau gim. Potensi PNBP dari industri ini sangat besar.
Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan kebijakan tersebut akan dikaji Kemenparekraf bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
"Kalau kita lihat sekarang, ini sumbangan PNBP-nya sangat besar. Ini akan kita dorong ke Kemenkeu karena per hari ini belum ada optimalisasi PNBP dari sektor game," ujar Sandiaga, belum lama ini.
Baca juga: Wisawatan Asing Tertarik dengan Pengalaman Malukat dan Pratiti yang Jadi Destinasi Spiritual di Bali
Baca juga: Wisatawan Terjun dari Atas Jembatan Kuning Nusa Penida
Oleh karena itu, dirinya juga mendorong Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan asosiasi atau industri agar berkoordinasi dengan Kemenkeu terkait penyusunan skema komersialisasi asset store melalui PNBP.
"Kita akan menyusun kajian potensi PNBP dari sektor game ini karena kalau kita lihat jumlahnya US$ 2 miliar hingga US$ 3 miliar sekarang ini sumbangan PNBP-nya sangat besar," katanya.
Sandiaga melihat, pasar gim global akan terus mengalami kenaikan pangsa pasar hingga US$ 504,28 miliar pada 2030 mendatang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 69,7 persen dibandingkan pasar gim pada 2024.
Hanya saja, permasalahan utamanya adalah ekosistem gim saat ini masih dikuasai oleh gim asing sebesar 99,5%, sedangkan gim lokal hanya menguasai 0,5%.
Oleh karena itu, implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2024 diperlukan untuk mendorong penguatan ekosistem gim lokal menguasai 70% pasar dalam negeri, meningkatkan pemanfaatan gim lokal oleh K/L, pemerintah daerah (pemda), BUMN, BUMD dan institusi pendidikan.
Dalam laporan Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia 2023/2024, pertumbuhan sektor games di Indonesia bergerak secara positif. Hal ini dapat dilihat dari beberapa games lokal Indonesia yang berhasil mencapai pendapatan yang baik pada tahun 2023.
Beberapa games lokal buatan Indonesia seperti Coral Island, Potion Permit, A Space For Unbound, Coffee Talk Episode 2 : Hibiscus & Butterfly berhasil terjual 30 ribu hingga 150 ribu copy dengan gross revenue pendapatan rata - rata diatas US$ 400 ribu dollar hingga US$ 3,2 juta. (kontan)
PUTUS Rantai Kemiskinan, BPJS Ketenagakerjaan Banuspa dan Pemrov Papua Selatan Teken MoU Jamsostek! |
![]() |
---|
HARGA Beras Tembus Rp15.500 Per Kg, Zulhas Sebut Terus Alami Kenaikan |
![]() |
---|
Pengembangan AI di 9 Kota Termasuk Bali, Begini Cara Telkom Melakukannya |
![]() |
---|
ANDRE Taulany Ajak Seluruh Pekerja Indonesia Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan |
![]() |
---|
KLAIM Target Ekonomi Tumbuh 8 Persen Bisa Dicapai? Dari Konsumsi Rumah Tangga & Kunjungan Wisman |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.