Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hari Pahlawan

Peringati Puputan Margarana, Puluhan Siswa SD di Tabanan Ikuti Lomba Melukis

Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tabanan mengikuti lomba melukis di Tegalmengkeb Art Space.

Tayang:
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Sejumlah siswa Sekolah Dasar di Tabanan saat mengikuti lomba melukis pada Rabu 20 November 2024 

Peringati Puputan Margarana, Puluhan Siswa SD di Tabanan Ikuti Lomba Melukis sebagai Spirit Perjuangan

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tabanan mengikuti lomba melukis di Tegalmengkeb Art Space.

Lomba melukis yang diselenggarakan oleh Yayasan Luh Luwih itu untuk memperingati Puputan Margarana pada 20 November 2024.

Dengan tema  'Indahnya kemerdekaan' lomba melukis itu diikuti oleh 59 peserta.

Baca juga: Penambahan Patung Agar Bercerita, Monumen Puputan Badung Segera Direnovasi

Kegiatan ini juga sebagai pengingat spirit perjuangan Pasukan Ciung Wanara yang melakukan Puputan di Margarana demi kemerdekaan Indonesia.

Sri Mahaprabhu Prahlada Pandya sebagai inisiator dari lomba menyampaikan bahwa setiap anak yang lahir adalah pemenang.

Pihaknya menganalogikan saat manusia itu lahir, dari perjuangan kompetisi renang di tuba fallopi, 250 juta spermatozoa berusaha meraih kemenangan, namun hanya satu yang menjadi pemenang yang membuahi sel telur sehingga menjadi satu sel.

Baca juga: Ari Dwipayana Terima Bintang Legiun Veteran, Semangat Puputan Mati Tan Tumut Pejah Hadapi Masa Depan

"Jadi setiap anak adalah terlahir sebagai pemenang. Maka kegiatan ini harus ada pemenang dan menggali inspirasi anak-anak," ujarnya Rabu 20 November 2024

Pihaknya menyampaikan jika lomba lukis kali ini pasti menghasilkan karya terbaik dari setiap anak.

Maka dari itu untuk menjadi juara 1 sampai juara 4 adalah yang terbaik dari yang terbaik atau best of the best.

"Dalam lomba melukis ini kami mengundang para juri yang sudah memiliki pengalaman panjang sebagai seniman lukis dan sudah memiliki nama besar sebagai seniman nasional maupun internasional untuk menyeleksi karya-karya dalam lomba tersebut untuk dipilih menjadi juara," bebernya.

Para juri terdiri dari 3 orang yaitu, I Nyoman Sujana, S.Sn, atau akrab disapa Kenyem yang berasal dari Ubud, I Nyoman Diwarupa, S.Sn yang akrab disapa Diduk yang berasal dari Denpasar dan I Nyoman Bayu Adi Mahantara dari desa Gadungan, Tabanan.

Dari seleksi dewan juri tersebut terpilihlah Juara 1 dengan hadiah Rp. 3 juta diraih oleh Ni komang Meylisa Primandari dari SDN 1 Sudimara. Selanjutnya Juara 2 dengan hadiah Rp 2 juta diraih oleh Nadine Caroline SD Triamarta, dan juara 3 dengan hadiah Rp 1 juta diraih oleh I Wayan Sidartha Madawa Sabha dari SDN 2 dauh Peken

"Jadi  juara terbaik 4 dengan hadiah Rp500 ribu diraih oleh Made agung prama parlika dari SDN 1 megati," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan yang diwakili oleh Kepala Bidang Sekolah Dasar, I Made Sukanitera menyampaikan apresiasi yang mendalam atas penyelenggaraan lomba seni lukis tersebut.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved