Berita Gianyar
Gardu Induk PLN Di Gianyar Meledak, Bali Timur Gelap Gulita
Setelah mendapatkan instruksi dari Supervisor Gardu Induk (GI) PLN Gianyar barulah petugas damkar melaksanakan pemadaman api.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kabupaten Gianyar, Bali, sempat mengalami mati listrik secara menyeluruh, Sabtu 23 November 2024, sekitar pukul 20.38 Wita.
Hal tersebut diakibatkan trafo II PLN Gardu Induk (GI) Kabupaten Gianyar yang ada di Desa Seronggo, Kecamatan Gianyar meledak, lalu terbakar.
Ledakan tersebut diduga akibat keterlambatan pihak PLN melakukan penggantian CT Trafo.
CT Trafo PLN adalah Current Transformer atau trafo arus yang berfungsi untuk mengukur arus listrik tinggi dan melindungi sistem kelistrikan.
Baca juga: Gardu Induk Gianyar Kebakaran, Kurang Dari 2 Jam Kelistrikan Kembali Pulih
Kapolsek Gianyar, Kompol I Nyoman Sukadana, Minggu 24 November 2024 mengatakan, saat mendapatkan laporan adanya kebakaran di gardu induk PLN Gianyar, dirinya bersama anggota langsung mendatangi lokasi, melakukan pengamanan areal dan meminta keterangan sejumlah saksi mengenai peristiwa kebakaran itu.
"Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Kapolsek.
Berdasarkan keterangan saksi, I Ketut Sukayasa (51) yang bekerja sebagai satpam di gardu induk ini, menerangkan pada malam Sabtu, tepatnya sekitar pukul 20.38 Wita, dirinya tiba-tiba mendengar suara ledakan di trafo II Gardu Induk ( GI ) Gianyar, setelah dicek ternyata travo II sudah terbakar.
"Menurut keterangan petugas yang berjaga di sana, kejadiannya begitu mendadak, di mana sumber ledakan berasal dari trafo II Gardu Induk," ujar Kapolsek.
Saat melihat korban api itu, Sukayasa langsung menghubungi Supervisor PLN Gianyar, Muhhamad Fahmi dan Stafnya, Dika Harif serta untuk memberitahukan tentang kejadian tersebut dan selanjutnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Gianyar dan Polsek Gianyar.
Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam tiba di lokasi. Namun oleh PLN, mereka tidak diizinkan langsung menyemprotkan air, mengingat trafo tersebut bertegangan tinggi dan masih mengalirkan arus listrik, sehingga petugas Dinas Pemadam Kebakaran Gianyar menunggu instruksi dari Supervisor Gardu Induk GI Gianyar.
Setelah mendapatkan instruksi dari Supervisor Gardu Induk (GI) PLN Gianyar barulah petugas damkar melaksanakan pemadaman api.
Namun air yang dikeluarkan kali ini bukan air biasa, namun menggunakan air busa.
Api dapat dipadamkan pada pukul 21.50 Wita.
Mengenai kebakaran ini, Kapolsek Sukadana telah meminta keterangan dari Manager PLN UPT Bali Timur, Gita Mahardika.
Disebutkan bahwa penyebab terjadinya kebakaran adalah terlambatnya penggantian alat CT Trafo, sehingga terjadi ledakan yang mengakibatkan terjadinya kebakaran.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.