Bencana Alam di Bali

TITIK Banjir Dipetakan di Denpasar, Dinas PUPR Kerahkan Pasukan Biru, Simak Beritanya!

Adapun sebaran titik-titik banjir atau pun genangan ini yakni di Denpasar Utara di kawasan Jalan Tunjung Tutur dan Jalan Ahmad Yani.

freepik
Ilustrasi hujan - Dinas PUPR Kota Denpasar melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan pemetaan terhadap titik yang kerap menjadi langganan banjir maupun genangan saat musim hujan. Dan jika turun hujan deras, titik-titik tersebut langsung diatensi. 

TRIBUN-BALI.COM  - Dinas PUPR Kota Denpasar melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan pemetaan terhadap titik yang kerap menjadi langganan banjir maupun genangan saat musim hujan. Dan jika turun hujan deras, titik-titik tersebut langsung diatensi.
 
Bahkan kawasan tersebut terus dipantau termasuk terkait dengan sumbatan dari saluran air. Apalagi akhir tahun 2024 hingga awal tahun 2025 nanti, merupakan musim penghujan termasuk di Denpasar.
 
Hal itu diungkapkan oleh Kabid SDA PUPR Kota Denpasar, Gandi Dananjaya Suarka saat dihubungi, Senin (9/12). “Kami petakan titik-titik genangan atau banjir di 4 kecamatan di Denpasar. Saat turun hujan langsung kami atensi,” paparnya.

Baca juga: Sehari 3 Pohon Tumbang di Denpasar, Hujan dan Angin Kencang Jadi Penyebab, Lalu Lintas Tersendat!

Baca juga: PLN UID Bali Siapkan Langkah Antisipatif Waspadai Cuaca Ekstrem

Ilustrasi hujan - Dinas PUPR Kota Denpasar melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan pemetaan terhadap titik yang kerap menjadi langganan banjir maupun genangan saat musim hujan. Dan jika turun hujan deras, titik-titik tersebut langsung diatensi.
Ilustrasi hujan - Dinas PUPR Kota Denpasar melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan pemetaan terhadap titik yang kerap menjadi langganan banjir maupun genangan saat musim hujan. Dan jika turun hujan deras, titik-titik tersebut langsung diatensi. (freepik)


 
Adapun sebaran titik-titik banjir atau pun genangan ini yakni di Denpasar Utara di kawasan Jalan Tunjung Tutur dan Jalan Ahmad Yani. “Biasanya di sini banyak sampah yang menyumbat saluran air sehingga air naik, juga sedimentasi kami keruk,” paparnya.
 
Lalu untuk Denpasar Timur yakni di kawasan Jalan Padma, dan Jalan Siulan. Titik terbanyak menurutnya berada di wilayah Denpasar Selatan seperti kawasan Bumi Ayu, Pemogan, dan beberapa wilayah di Pedungan. Dan untuk kawasan Denpasar Barat yang diantensi khusus yakni Jalan Gunung Salak dan Jalan Pura Demak. 

Gandhi menambahkan, penyebab banjir di Denpasar yakni penyempitan saluran air, pendangkalan, sumbatan sampah dan juga kerusakan drainase. Kebanyakan dikarenakan adanya sampah yang dibuang sembarangan atau pun limbah rumah tangga serta usaha yang dibuang ke saluran air.
 
“Kebanyakan penyebab banjir itu rata-rata penyumbatan sampah dan pengendapan limbah rumah tangga atau usaha yang dibuang ke saluran air,” paparnya.
 
Untuk antisipasi banjir tersebut, pihaknya semakin gencar menerjunkan petugas. Wilayah Denpasar dibagi menjadi 5 titik, dan masing-masing titik, sebanyak 15 petugas dari pasukan biru PUPR diterjunkan. (sup)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved