Bencana Alam di Bali
Sehari 3 Pohon Tumbang di Denpasar, Hujan dan Angin Kencang Jadi Penyebab, Lalu Lintas Tersendat!
Salah satu pohon tumbang terjadi di depan Lapangan Tembak, Jalan WR Supratman, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Senin (9/12) sore
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Dalam sehari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menangani sedikitnya 3 kejadian pohon tumbang yang memang rawan terjadi saat musim hujan disertai angin kencang.
Salah satu pohon tumbang terjadi di depan Lapangan Tembak, Jalan WR Supratman, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Senin (9/12) sore. Pohon tumbang di Jalan WR Supratman batang pohonnya membentang di sepajang badan jalan sehingga arus lalu lintas sempat tersendat tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Denpasar yang mendapatkan laporan langsung bergegas ke lokasi untuk melakukan penanganan pohon tumbang. Pohon tumbang kemudian dipotong-potong dengan gergaji mesin menjadi per bagian-bagian, penanganan berlangsung sekitar 30 menit. Setelah pohon berhasil dievakuasi arus lalu lintas pun berangsur lancar.
"Sekarang arus lalu lintas sudah bisa dilalui, pohon yang tumbang berjenis Pohon Glodok, faktor tumbangnya karena hujan disertai angin," ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana saat dihubungi Tribun Bali.
Baca juga: WASPADAI Potensi Bencana Alam, Ada Potensi Hujan Lebat 5 Hari ke Depan di Bali, Ini Kata BMKG!
Baca juga: KRONOLOGI Buruh Proyek Tertimbun Longsor di Ubud, 2 Orang Meninggal Dunia, 1 Korban Usianya 14 Tahun

Dalam peristiwa ini, tidak ada korban maupun kerusakan materiil akibat tertimpa pohon tumbang ini. Setelah kejadian di Jalan WR Supratman, tak lama pohon tumbang kembali terjadi di Jalan Waribang yang juga menghalangi jalan raya dan tengah dalam penanganan tim TRC.
Sebelumnya, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Sulatri Gang VI samping SDN 14 Kesiman. Pohon tumbang menimpa kabel dan bagian bangunan dari SD tersebut. I Made Tirana mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada dan tidak berteduh di bawah pohon besar.
"Menghindar untuk berteduh di bawah pohon besar dan tetap waspada melintas di jalan mengingat cuaca cukup ekstrem," ujarnya.
Sementara itu, hujan deras disertai angin kencang yang terus mengguyur Kabupaten Badung pada Senin (9/12). Peristiwa itu menyebabkan sejumlah pohon tumbang sampai menghalangi jalan dan menimpa sejumlah kabel listrik.
Dari laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, sampai Senin petang kemarin, ada dua laporan pohon tumbang yang menghalangi jalan. Pertama pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Blahkiuh dan kedua terjadi di Jalan Raya Mambal.
Di Jalan Raya Blahkiuh menuju Desa Ayunan ternyata dahan pohon besar patah. Kondisi itu pun membuat setengah bagian jalan tertutupi. "Di Jalan Raya Blahkiuh dahan pohon menutupi setengah badan jalan. Sudah dilakukan pembersihan oleh BPBD," ujar Yuda salah satu warga kepada Tribun Bali.
Pihaknya mengaku lokasi dahan pohon berada di sebelah barat Banjar Benehkawan. Bahkan kabel itu menimpa kabel listrik dan berhasil ditangani oleh petugas. Sementara di Jalan Raya Mambal pohon waru tumbang hingga menutupi badan jalan. Bahkan arus lalulintas di Jalan tersebut pun sempat mengalami kemacetan.
Alhasil, sejumlah warga dan aparat kepolisian langsung turun tangan untuk membersihkan bagian pohon agar akses jalan bisa terbuka. Meski demikian tetap diperlukan BPBD Badung untuk pembersihan dan pemotongan pohon.
Sempat Terjebak Macet
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung I Ketut Murdika tidak menampik hal tersebut. Pihaknya mengaku tim saat ini sudah melakukan pembersihan terkait pohon waru yang tumbang di Jalan Raya Mambal. "Kami akan bersihkan, karena mengganggu arus lalulintas," ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya sempat terkena macet saat akan melakukan atensi pembersihan pohon yang tumbang. Namun sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar tim siaga bencana bisa menuju TKP.
"Sudah langsung kami koordinasikan dengan aparat kepolisian, agar proses berjalan dengan lancar," jelasnya sembari mengatakan tidak ada korban namun perlu dilakukan antisipasi atau waspada akan bencana alam yang terjadi. (gus)
OMBAK Ganas Terjang Rumah Hingga Tempat Ibadah, Belasan KK di Pebuahan Jembrana Terdampak! |
![]() |
---|
6 Desa Jadi Lokasi Pemasangan Sirine Peringatan Tsunami, 1976 Pernah Terjadi Gempa Besar di Seririt! |
![]() |
---|
POHON Perindang Potensi Tumbang Ditebang, BPBD Jembrana Lakukan Pendataan Sepanjang Jalur Nasional |
![]() |
---|
AMBRUK Dapur Milik Sumadia Saat Hujan Deras! Senderan Jalan Nasional di Jembrana Jebol |
![]() |
---|
TEWAS Sutriadnyani & Anaknya Terseret Arus Sungai, Hujan Deras Debit Air Sungai Seraya Meluap! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.