Gajah Bali Zoo Hanyut
Kronologi Lengkap Kematian Gajah Moly Bali Zoo, Terseret Air Bah Hingga Evakuasi dengan Alat Berat
Kematian salah satu binatang Bali Zoo yang bernama Moly ini menjadi sebuah kehilangan yang besar bagi para pecinta binatang
Setelah dinyatakan hanyut, tim Bali Zoo bersama mahout melakukan pencarian intensif hingga pukul 22.00 WITA pada hari kejadian, namun tidak membuahkan hasil.
Pencarian dilanjutkan keesokan harinya, Selasa 17 Desember 2024, sekitar pukul 06.43 WITA.
Gajah Molly akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di aliran Sungai Tukad Cengcegan, Banjar Tegal, Desa Guwang, Gianyar, Bali.
“Gajah ditemukan dengan posisi kepala menghadap ke utara, belalai masuk ke dalam batu, dan kedua kakinya menghadap ke barat,” ungkap salah seorang crew Bali Zoo.
Tim BKSDA Gianyar yang dipimpin Robby Sukmawa turut merapat ke lokasi untuk melakukan pengecekan, sementara proses evakuasi melibatkan koordinasi antara Bali Zoo, pihak desa setempat, dan petugas terkait.
Bangkai gajah dengan berat sekitar 2,5 ton tersebut rencananya akan dievakuasi ke Bali Zoo di Banjar Apuan, Desa Singapadu.
Belakangan ini, Kabupaten Gianyar dan sebagian besar Bali tengah dilanda cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang disertai angin kencang.
Kondisi ini menyebabkan debit air sungai meningkat dan arus menjadi deras, yang diduga menjadi faktor utama penyebab insiden ini.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana.
“Kami imbau masyarakat untuk waspada atau jika bisa, untuk sementara waktu jangan bermain dulu di sungai, terutama sungai-sungai besar,” ujarnya.
Dengan insiden ini, masyarakat di sekitar sungai dan lokasi wisata diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.