Seputar Bali

Jelang Natal dan Tahun Baru 2025, Menpar Harapkan Prakiraan Cuaca Jadi Bahan Koordinasi

Menteri Pariwisata mengikuti sampaikan kesiapan sektor pariwisata dalam menghadapi momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Istimewa
Menpar Widiyanti Putri Wardhana saat menyampaikan kesiapn sektor pariwisata dalam menghadapi momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Jelang Natal dan Tahun Baru 2025, Menpar Harapkan Prakiraan Cuaca Jadi Bahan Koordinasi 

Kemenpar kata Widi akan memaksimalkan kanal komunikasi yang dimiliki untuk menyebarkan bahan publikasi dan sosialisasi informasi kepada wisatawan agar dapat bersama-sama menjaga pengalaman berwisata secara mandiri juga bertanggung jawab. 

Langkah ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis serta meningkatkan kesadaran wisatawan dalam menghadapi berbagai situasi selama liburan sehingga pengalaman wisata tetap aman, nyaman, dan menyenangkan. 

Baca juga: Daftar UMK Bali 2025: Badung, Denpasar, Gianyar Rp3 Jutaan, Klungkung, Karangasem Rp2 Jutaan

Kemenpar juga telah mengaktivasi manajemen krisis kepariwisataan untuk pemantauan aktivitas pariwisata. 

Serta terakhir adalah kolaborasi bersama stakeholder terkait dan pemerintah daerah untuk menciptakan CHSE di pusat aktivitas pariwisata dan lokasi daya tarik wisata di masing-masing daerah.  

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini untuk waspada cuaca ekstrem selama periode Natal dan Tahun Baru

Bahwa cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu kekhawatiran utama wisatawan.  

"Cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. Karena itu saya mendorong seluruh pemangku kepentingan di sini untuk secara rutin memantau informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca dan menjadikan bagian integral dari koordinasi dalam menghadapi periode Natal dan tahun baru," bebernya. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan Rapat Koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kegiatan pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dengan baik sehingga masyarakat betul-betul terlayani. 

Kapolri menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan 2.794 posko terdiri dari 1.852 pos pengamanan, 735 pos pelayanan, dan 207 pos terpadu untuk mengamankan 61.452 objek pengamanan di antaranya gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, objek wisata maupun objek perayaan tahun baru. 

“Dengan penggelaran personel dan seluruh stakeholder terkait yang ada, kita harapkan bahwa perayaan dan pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 betul-betul bisa berjalan dengan baik, dan masyarakat betul-betul terlayani dengan optimal,” ujar Kapolri. 

Turut hadir mendampingi Menpar Widiyanti Putri Wardhana, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto; Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, Rizki Handayani; serta Plt. Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved