Nataru di Bali

SUPLAI Rp 144 Triliun untuk Libur Nataru, 6 Bank Besar Siapkan Ketersediaan Uang Tunai

Meski trend pembayaran digital juga semakin masif, uang tunai yang disiapkan tetap mengalami peningkatan secara tahunan.

Istimewa/Tribunnews
Ilustrasi uang - Peredaran uang tunai biasanya meningkat di momen tersebut. Tak ayal, beberapa bank pun menyiapkan ketersediaan uang tunai di masa nataru ini. Tahun 2024, uang tunai senilai Rp 144,75 triliun siap diedarkan oleh enam bank besar. 

Secara historis, ia menjelaskan proyeksi kenaikan kebutuhan dana untuk ATM/CRM Bank Mandiri tahun ini sebesar 3,3%, yang akan difokuskan pada mesin-mesin ATM/CRM yang berada di bandara, terminal, stasiun kereta serta tempat-tempat wisata utama.

Wisnu menyadari, tak hanya uang tunai, kebutuhan jelang masa nataru ini adalah peningkatan layanan digital. Sebab, tak bisa dipungkiri, kini semakin banyak masyarakat yang mulai akrab dengan pembayaran digital.

Oleh karenanya, Wisnu juga memastikan kesiapan jaringan layanan digital banking seperti super app Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri untuk membantu nasabah melakukan transaksi keuangan.

Selain itu, Bank Mandiri juga mendistribusikan kartu uang elektronik Mandiri e-money sebanyak 947.000 ke jaringan cabang serta mitra merchant Bank Mandiri.

“Bank Mandiri juga telah menyediakan 259.000 jaringan EDC untuk mendukung transaksi non tunai nasabah,” jelasnya. (kontan)

BNI Kurangi Alokasi Uang Tunai

Sementara itu, ada bank yang mengurangi alokasi uang tunai saat Nataru. Sebab, mereka pun meyakini transaksi non tunai bakal lebih meningkat di masa nataru.

Misalnya, BNI yang hanya mengalokasikan uang tunai di tahun ini hanya senilai Rp 19,74 triliun. Ini lebih kecil dibandingkan posisi tahun lalu yanh mencapai Rp 22,02 triliun.

Konsekuensinya, BNI perlu memastikan bahwa layanan digital banking yang mereka miliki bisa optimal. Terlebih di masa-masa nataru ini.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo bilang BNI tetap memastikan bahwa layanan kepada masyarakat tidak terhambat selama perayaan Natal dan libur menyambut tahun baru 2024-2025.

Nasabah tetap dapat dengan mudah mengakses layanan perbankan melalui berbagai kanal digital yang tersedia.

“Dengan cara ini, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi perbankan, mulai dari cek saldo, transfer, hingga pembayaran tagihan, tanpa perlu khawatir terhambat selama libur Natal dan tahun baru,” ujar Okki.

Melalui langkah tersebut, Okki bilang pihaknya tidak hanya memastikan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi, tetapi juga mendukung kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru.

“BNI ingin memberikan kemudahan dan akses yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, terutama dalam momen-momen penting seperti Natal dan Tahun Baru, tanpa harus mengorbankan kualitas layanan yang mereka terima,” ujarnya. (kontan)

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved