Nataru di Bali
SUPLAI Rp 144 Triliun untuk Libur Nataru, 6 Bank Besar Siapkan Ketersediaan Uang Tunai
Meski trend pembayaran digital juga semakin masif, uang tunai yang disiapkan tetap mengalami peningkatan secara tahunan.
TRIBUN-BALI.COM - Masa Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2025 menjadi salah satu momen yang menjadi penggerak ekonomi.
Peredaran uang tunai biasanya meningkat di momen tersebut. Tak ayal, beberapa bank pun menyiapkan ketersediaan uang tunai di masa nataru ini. Tahun 2024, uang tunai senilai Rp 144,75 triliun siap diedarkan oleh enam bank besar.
Adalah, enam bank besar yang dimaksud adalah bank-bank yang memiliki aset terbesar di Indonesia. Mereka adalah Bank Mandiri, BRI, BCA, BNI, BTN, dan BSI.
Meski trend pembayaran digital juga semakin masif, uang tunai yang disiapkan tetap mengalami peningkatan secara tahunan. Sebab, pada tahun sebelumnya, alokasi uang tunai dari enam bank besar tersebut senilai Rp 143,4 triliun.
Baca juga: BREAKING NEWS! PMI Bali Meninggal di Jepang, Puskor Hindunesia: Misi Kemanusiaan Relawan Dharma!
Baca juga: DEMO Mahasiswa Hingga K-Popers, Tolak Kenaikan PPN 12 Persen di Depan Istana

Bahkan, jika merujuk dari nilai total tersebut, uang tunai yang disiapkan oleh bank-bank besar ini lebih besar dari yang disiapkan Bank Indonesia (BI). Sebab, bank sentral pada masa nataru kali ini hanya menyiapkan uang tunai Rp 133,7 triliun.
Deputi Gubernur BI, Doni P Joewono mengatakan uang tersebut sudah dipersiapkan dan telah didistribusikan kepada bank-bank di tanah air.
Setidaknya, uang yang sudah diserap oleh bank-bank senilai Rp 52,5 triliun atau sekitar 39,3 persen dari total. “Hingga minggu keempat Desember, uang tersebut diperkirakan akan terserap sebesar 95%,” ujar Doni, Rabu (18/12).
Lebih lanjut, Doni menyampaikan persediaan uang tersebut juga sudah termasuk untuk memastikan stok dalam ATM.
Mengingat, bank-bank juga tidak beroperasi ketika libur. Ia juga merinci bahwa uang tunai yang disiapkan tersebut akan terdistribusi di semua wilayah tanah air. Antara lain menyebar di Jawa 54%, Sumatra 21%, Sulawesi 12%, Kalimantan 9%, dan Bali Nusra 4%.
BCA menjadi bank dengan ketersediaan uang tunai terbesar pada nataru tahun ini. Nilainya mencapai Rp 41,2 triliun dan lebih besar dari tahun sebelumnya yang senilai Rp 41,1 triliun.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja bilang proyeksi tersebut muncul seiring tingginya aktivitas ekonomi masyarakat jelang periode libur Nataru. Oleh karenanya, ia menjelaskan bahwa BCA siap memenuhi kebutuhan nasabah dengan menjamin ketersediaan uang tunai sesuai proyeksi.
“Kami berharap kesiapan BCA dalam memenuhi kebutuhan uang tunai dan menghadirkan beragam promo selama Nataru dapat mendukung perputaran uang di masyarakat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Jahja.
Ia pun memproyeksikan kebutuhan uang tunai tersebut mengambil periode dari H-4 Natal yaitu 21 Desember hingga 4 Januari 2025. Peningkatan kebutuhan uang tunai diproyeksi mulai terjadi pada akhir pekan terakhir sebelum Natal 2024.
Di sisi lain, Bank Mandiri menjadi salah satu yang meningkatkan alokasi uang tunai cukup signifikan. Peningkatan alokasi uang tunai bank berlogo pita emas ini naik 12,06% YoY menjadi Rp 26 triliun.
SEVP Corporate Relations Bank Mandiri Wisnu Trihanggodo menyatakan peningkatan alokasi tersebut dilakukan menyusul proyeksi kenaikan transaksi ATM/CRM masyarakat.
19 Hari Posko Nataru 2024/2025, Bandara Ngurah Rai Layani 1,3 Juta Penumpang Lebih |
![]() |
---|
Arus Balik Nataru, 34 Ribu Orang Tinggalkan Bali, Pelabuhan Gilimanuk Padat Mulai Sore Hari |
![]() |
---|
Layani 1.069.653 Penumpang Selama Periode Nataru, Bandara Ngurah Rai Bersiap Hadapi Arus Balik |
![]() |
---|
Nataru, Orang Masuk Bali Turun 11 Persen, Menhub Dudy Tinjau Kesiapan Puncak Arus Balik di Ketapang |
![]() |
---|
345 Ribu Orang Masuk Bali Selama Nataru, Menhub Dudy Tinjau Kesiapan Puncak Arus Balik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.