Bale Pesandekan Roboh

9 Orang Jadi Korban Robohnya Bale Pesandekan di Mengwi, Dua Orang Dilarikan ke RS Prof Ngoerah

Robohnya bangunan bale pesandekan di TPS Organik Desa Mengwi, di Banjar Pengiasan, Desa Mengwi memakan korban.

istimewa
Bale Pesandekan di Banjar Pengiasan, Desa Mengwi yang roboh pada Selasa 24 Desember 2024 - 9 Orang Jadi Korban Robohnya Bale Pesandekan di Mengwi, Dua Orang Dilarikan ke RS Prof Ngoerah 

9 Orang Jadi Korban Robohnya Bale Pesandekan di Mengwi, Dua Orang Dilarikan Ke RS Prof Ngoerah

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Robohnya bangunan bale pesandekan di TPS Organik Desa Mengwi, di Banjar Pengiasan, Desa Mengwi memakan korban.

Ada dua buruh bangunan yang mengalami luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Prof Ngoerah.

Baca juga: Viral Bale Pesandekan di Desa Mengwi Bali Roboh Sebelum Pemelaspasan, Ternyata Begini Kronologinya

Dari informasi yang dihimpun, bale pesandekan itu roboh saat sedang dikerjakan.

Karena pengerjaan dilakukan secara estafet, maka tukang yang diperkerjakan untuk membangun bale pesandekan itu pun sebanyak 19 orang.

Setidaknya ada 9 orang yang jadi korban, dua di antaranya mengalami luka yang lumayan berat dan sisanya mengalami luka ringan. 

Baca juga: KRONOLOGI Bale Pesandekan Mengwi Badung Roboh Sesaat Sebelum Dipelaspas

Sembilan buruh yang menjadi korban itu yakni Moh Asen (37) asal Gending, Syamsul Arifin (27) asal Banyuanyar, Probolinggo, Zainal Nasihin (30) asal Gending Probolinggo, Nasir Amrih (24), asal Gending Probolinggo, Heri (42) asal Penumbangan, Ciamis, Samsul Arifin (52) asal Banyuanyar, dan Wahyudi Cantoso (38) asal Kandangan Jombang.

"Ini yang mengalami luka ringan 7 orang. Karena semua buruh ini yang mengerjakan. Ada yang mengalami luka lecet dan juga memar," ujar salah satu aparat kepolisian di Badung yang melakukan pendataan saat dikonfirmasi Rabu 25 Desember 2024.

Baca juga: Pagar Roboh hingga Pohon Menimpa Rumah, Sejumlah Bencana Dampak Cuaca Buruk Terjadi di Jembrana

Sementara kata polisi yang enggan disebutkan namanya itu mengaku dua buruh yang mengalami luka berat yakni bernama Rudi, (27) dan Saipul (25) asal Probolinggo.

Kedua buruh itu pun sampai dirujuk ke RS Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah.

"Jadi Rudi ini mengalami luka dada dan luka pada kepala. Sementara Saipul mengalami luka robek pada tangan kiri," bebernya.

Baca juga: BREAKING NEWS : Kori Agung Pura Dalem Mpu Aji Penatih Denpasar Roboh, Timpa Pelinggih

Dijelaskan, bangunan tersebut roboh pada saat tukang sedang mengerjakan atap genteng, tepatnya pada pojokan genteng atau pemugbug.

Sehingga menyebabkan tenaga kerja yang berada di atas maupun di bawah bagunan tersebut jatuh.

Ada yang tertimpa bangunan hingga mengalami luka luka.

Baca juga: Hujan Deras di Karangasem Bali, 2 Tiang Listrik Roboh di Jalur Sibetan, Listrik Padam

"Kemungkinan pembangunan telah dibagun tidak sesuai dengan kontruksi/Spek/RAB yang ada."

"Sehingga perlu kiranya dilakukan tindakan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab dari robohnya bangunan Balai Pesandekan tersebut."

"Apalagi menyebabkan adanya korban baik luka patah tulang maupun luka ringan," imbuhnya.

Untuk diketahui, proyek pengerjaan bale pesandekan yang roboh  di TPS Organik Desa Mengwi sepertinya perlu dipertanyakan kualitasnya.

Baca juga: Waspada Hujan Lebat di Bali: Permukiman di Denpasar Ini Banjir, Pohon Roboh Lukai 2 Orang di Gianyar

Mengingat bangunan itu belum rampung 100 persen sudah ambruk.

Robohnya bangunan stil Bali itu terjadi saat pekerja masih melakukan pemasangan genteng.

Besar dugaan bangunan itu secara cepat-cepat dirakit agar bisa dilakukan pemelaspasan atau diupacarai.

Dari informasi yang digali, ternyata pengerjaan baru dilakukan pada Minggu, 21 Desember 2024 lalu.

Untuk tahap awal dilaksanakan pendirian tiang dan pementang bangunan.

Setelah itu pada Senin, 23 Desember 2024 mulai dilaksanakan pemasangan lambang dan usuk bangunan.

Selanjutnya Selasa, 24 Desember 2024 sekitar pukul 06.00 Wita mulai dilaksanakan pemasangan lambersering, sanggah wang dan reng genteng secara estafet.

Dalam pengerjaannya memakai buruh bangunan sebanyak 19 orang.

Seperti diketahui, bangunan proyek bale pesandekan yang berlokasi di TPS Organik desa Mengwi roboh pada Selasa 24 Desember 2024 kemarin. 

Mirisnya lagi, robohnya bangunan bale pesandekan itu saat hendak ingin diplaspas atau diupacarai secara agama Hindu. (*)

 

Berita lainnya di Bangunan Roboh
 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved