bisnis
NAIK Harga Beras Awal 2025 Diprediksi Bulog, Simak Alasannya Berikut Ini
Kenaikan ini dianggap sebagai tren tahunan yang disebabkan oleh defisit produksi dan tingginya konsumsi beras.
TRIBUN-BALI.COM - Perum Bulog memperkirakan adanya potensi kenaikan harga beras pada awal tahun 2025, khususnya pada periode Januari hingga Februari.
Kenaikan ini dianggap sebagai tren tahunan yang disebabkan oleh defisit produksi dan tingginya konsumsi beras.
“Kenaikan ini terjadi karena defisit produksi dan konsumsi yang tinggi,” ujar Mokhamad Suyamto, Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog, Minggu (29/12).
Meski ada potensi kenaikan, Suyamto memproyeksikan lonjakan harga awal 2025 tidak akan lebih tinggi dibandingkan kenaikan awal tahun 2024.
Baca juga: Kasatpol PP Denpasar: Tambah 50 Petugas Per Shift, Jaga 24 Jam, Amankan Perayaan Tahun Baru
Baca juga: Bangun SMPN 17 Denpasar Anggarkan Rp40 M, di Lahan 38 Are di Penatih, Bakal Bangun 27 Ruang Kelas
Saat ini, Bulog memastikan stok cadangan beras pemerintah mencapai 2 juta ton, jumlah yang dianggap mencukupi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.
Bulog akan mengintervensi pasar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta distribusi bantuan pangan beras jika harga beras melonjak terlalu tinggi.
“Pantauan kami menunjukkan adanya kenaikan harga, tetapi dibandingkan tahun lalu, secara umum kenaikannya tidak signifikan,” jelas Suyamto.
Data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat rata-rata harga beras premium saat ini mencapai Rp 15.430 per kilogram (kg), sedangkan harga beras medium berada di Rp 13.490 per kg.
Angka ini sudah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Peraturan Badan Pangan Nomor 5 Tahun 2024 mengatur bahwa HET untuk beras premium berada di kisaran Rp 14.900–Rp15.800 per kg tergantung wilayah, sementara HET beras medium ditetapkan pada rentang Rp 12.500–Rp13.500 per kg.
Bulog akan terus memantau pergerakan harga dan memastikan pasokan beras tetap terjaga. Dengan cadangan beras yang melimpah, Bulog optimistis dapat menekan lonjakan harga agar tetap terkendali. (kontan)
Setyanto Hantoro Ungkapkan Komitmen Danantara, untuk Jadikan Indonesia Pusat Data Regional di Batic |
![]() |
---|
BRI Finance Genjot Transformasi Bisnis |
![]() |
---|
OKUPANSI Mal di Kisaran 75Persen, Bisnis Pusat Perbelanjaan Moderat, Dampak Masuknya Investasi Asing |
![]() |
---|
PUTUS Rantai Kemiskinan, BPJS Ketenagakerjaan Banuspa dan Pemrov Papua Selatan Teken MoU Jamsostek! |
![]() |
---|
HARGA Beras Tembus Rp15.500 Per Kg, Zulhas Sebut Terus Alami Kenaikan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.