Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Trans Metro Dewata Berhenti Beroperasi

Ternyata Ini Permasalahan yang Sebabkan Bus Trans Metro Dewata Berhenti Beroperasi di Bali

Salah satu penyebab utama berhentinya operasional Bus Trans Metro Dewata adalah karena Pemprov Bali belum bersedia mengambil alih pengelolaan.

Tayang:
Penulis: Putu Kartika Viktriani | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
Suasana di dalam bus Trans Metro Dewata di Bali beberapa waktu lalu - Ternyata Ini Permasalahan yang Sebabkan Bus Trans Metro Dewata Berhenti Beroperasi di Bali 

TRIBUN-BALI.COM - Hari ini, layanan Bus Trans Metro Dewata resmi berhenti beroperasi di Bali, meninggalkan kekosongan dalam sistem transportasi publik di Bali.

Informasi ini pertama kali diumumkan melalui akun Instagram resmi mereka, @transmetrodewata.

Dalam unggahan tersebut, Trans Metro Dewata mengungkapkan bahwa bus TMD akan berhenti beroperasi.

"Mulai 1 Januari 2025, layanan Trans Metro Dewata secara resmi akan berhenti beroperasi." tulis akun @transmetrodewata.

Keputusan ini menjadi sorotan, mengingat selama ini Trans Metro Dewata telah menjadi salah satu sarana transportasi publik andalan di Bali, terutama di kawasan Denpasar dan sekitarnya.

Salah satu penyebab utama berhentinya operasional Bus Trans Metro Dewata adalah karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali belum bersedia mengambil alih pengelolaan dari Pemerintah Pusat (Kementerian Perhubungan). 

Pemprov Bali menyatakan belum memiliki kapasitas, terutama dari segi anggaran, untuk melanjutkan operasional bus tersebut.

Selain itu, rendahnya penggunaan bus oleh masyarakat Bali turut menjadi alasan.

 

Penganggaran bus TMD ini masih bergantung dengan pemerintah pusat.

Padahal Pemerintah Pusat telah menyurati Pemerintah Provinsi Bali untuk bisa dikelola oleh Pemprov Bali.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta, menjelaskan untuk perubahan pengelolaan menjadi ke Pemprov Bali, belum ada  kapasitas. 

Baca juga: Biaya Operasional Dari Kemenhub, Tarif Bus Trans Metro Dewata di Bali Mulai Dari Rp 2 Ribu 

Samsi mengatakan khawatir terkait pengoperasian TMD Tahun 2025 mendatang sebab penganggaran belum clear.

Pihaknya mengakui masih ada evaluasi untuk TMD.

Sebab dari pusat sudah tidak menyediakan anggaran.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved