Bencana Alam di Gianyar
Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang di 'Lorong' Jalan Tjampuhan Ubud Bali, BPBD: Harus Waspada
Tidak terdapat korban jiwa atas kejadian itu, namun pada peristiwa kedua beberapa hari lalu, sebuah mobil tertimpa. Namun tidak sampai rusak parah.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sebelah sisi timur Jalan Raya Tjampuhan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, terdapat jalan berdinding dengan ditumbuhi pepohonan.
Kerapatan dahan dan daun pepohonan ini seolah menutupi jalan, menjadikannya terowongan alami.
Areal ini pun ditata estetik, dengan dinding berisikan ornamen seni.
Namun cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, membuat jalan ini menjadi 'ngeri' untuk dilewati.
Baca juga: Pembukaan Monkey Forest Belum Pasti, Kemenpar Sebut Closed Tepat, Usai Pohon Tumbang Tewaskan Wisman
Sebab pepohonan yang memberikan kesejukan pada bertumbangan.
Bahkan per pekan ini, sudah tiga kali terjadi peristiwa pohon tumbang.
Tidak terdapat korban jiwa atas kejadian itu, namun pada peristiwa kedua beberapa hari lalu, sebuah mobil tertimpa. Namun tidak sampai rusak parah.
Kejadian ketiga terjadi pada Kamis 2 Januari 2025 pagi.
Beruntung saat pohon tumbang dan melintang di tengah jalan, suasana lalu lintas sedang sepi, sehingga tidak ada kendaraan atau orang yang tertimpa.
Pohon tersebut pun telah ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, bersama TNI dan Polri.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta saat dikonfirmasi mengatakan, ini merupakan kali ketiganya terjadi pohon tumbang di 'terowongan' Jalan Raya Tjampuhan atau warga Ubud menyebutnya kawasan Abangan.
"Astungkara tidak ada korban jiwa maupun material, karena saat kejadian, situasi lagi sepi. Aktivitas pariwisata belum berlangsung saat itu," ujar Dibya.
Tidak terdapat kendala dalam evakuasi pohon di jalur ini.
"Semua berjalan lancar, tidak ada kendala. Berbagai pihak juga ikut membantu kami dalam mengamankan kawasan," ujarnya.
Dibya berpesan pada masyarakat, khususnya di Kabupaten Gianyar, supaya hingga beberapa waktu ke depan ini, selalu waspada ketika beraktivitas, terutama ketika sedang turun hujan.
Sebab kejadian pohon tumbang tidak bisa diprediksi.
"Cuaca sampai saat ini masih ekstrem, sehingga kita masih harus waspada," ujarnya. (*)
Kumpulan Artikel Gianyar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.