Bencana di Bali
203 Bencana Terjadi di Gianyar Tahun 2024, Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Memakan Korban Jiwa
Sepanjang tahun 2024, Kabupaten Gianyar, Bali dihadapkan dengan jumlah bencana dampak cuaca. Total bencana yang dilaporkan ke BPBD sebanyak 203 jiwa
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
203 Bencana Terjadi di Gianyar Sepanjang Tahun 2024, Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Memakan Korban Jiwa
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sepanjang tahun 2024, Kabupaten Gianyar, Bali dihadapkan dengan jumlah bencana dampak cuaca.
Total bencana yang dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar mencapai 203 bencana, mulai dari tanah longsor, pohon tumbang dan sebagainya.
Berdasarkan data BPBD Gianyar, Rabu 25 Desember 2024, pada Januari 2024, Kabupaten Gianyar nihil bencana.
Baca juga: Kecamatan Denpasar Utara Gelar Rapat Nataru, Antisipasi Bencana Alam
Namun memasuki Februari, terjadi berbagai bencana.
Mulai dari lima kejadian tanah longsor, angin puting beliung dan sejumlah pohon tumbang.
Adapun total bencana tanah longsor dari Januari sampai 24 Desember 2024 ini mencapai 21 kasus.
Sementara untuk bencana angin puting beliung hanya terjadi sebanyak satu kali. Bencana didominasi oleh pohon tumbang sebanyak 181 kasus.
Baca juga: Siagakan Alat Berat, Pemkab Buleleng Antisipasi Bencana Saat Perayaan Nataru, Posko Tiap Kecamatan
Meskipun pohon tumbang mendominasi, namun kerugian terbanyak disebabkan oleh tanah longsor, yakni sekitar Rp600 juta.
Sementara pohon tumbang, sementara angin puting beliung mengakibatkan kerugian Rp75 juta. Untuk kerugian yang dialami pohon tumbang, tidak terdapat dalam data BPBD Gianyar.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta membenarkan hal tersebut.
Terkait kerugian akibat tanah longsor, pihaknya masih melakukan pendataan.
Baca juga: Siaga Bencana, Polres Gianyar Siapkan Pasukan dan Peralatan
Namun terkait kerugian yang lebih besar disebabkan oleh tanah longsor, kata dia, hal itu dikarenakan tanah longsor ini merusak infrastruktur, baik infrastruktur publik maupun milik masyarakat.
Salah satu tanah longsor yang baru-baru ini terjadi, berada di Kecamatan Tampaksiring, tepatnya di Desa Pejeng Kangin.
Di sana, tanah longsor menyebabkan jalan aspal setempat jebol hingga tidak bisa dilewati kendaraan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.