Nataru di Bali
Siagakan Alat Berat, Pemkab Buleleng Antisipasi Bencana Saat Perayaan Nataru, Posko Tiap Kecamatan
Namun alasan tahun ini perlu mendapat atensi, lantaran perayaannya bertepatan dengan puncak musim hujan.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Sejumlah alat berat milik Pemerintah Kabupaten Buleleng disiagakan ke sejumlah titik. Ini sebagai langkah mitigasi bencana pada perayaan Natal dan pergantian tahun.
Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana mengungkapkan, perayaan Natal dan Tahun Baru tentunya tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. Namun alasan tahun ini perlu mendapat atensi, lantaran perayaannya bertepatan dengan puncak musim hujan.
"Maka yang kita tekankan di sini adalah kesiapan penanggulangan bencana, manakala terjadi bencana saat itu," jelasnya, Selasa (17/12).
Baca juga: REM Blong Sebabkan 1 Keluarga Kecelakaan di Kaliasem, Istri Tewas, Prapto & 2 Anak Dilarikan ke RS
Baca juga: Alokasi Rp 350 Juta Per Desa, 200 KK di Buleleng Dapat Bantuan Pembangunan Sanitasi & Jamban
Lihadnyana meminta pada BPBD selaku instansi yang bertugas memitigasi bencana alam, agar menyiapkan alat-alat sedini mungkin. Sehingga saat terjadi bencana, alat yang dibutuhkan sudah siap.
"Termasuk Damkar dan Dinas Lingkungan Hidup semua sarana prasarana antisipasi harus siap. Untuk Dinas Kesehatan agar menginstruksikan puskesmas untuk melakukan patroli kesehatan," terang Lihadnyana.
Lihadnyana mengaku akan menempatkan alat berat pada titik-titik yang dianggap rawan terjadi bencana. Selain itu juga menyiapkan posko penanggulangan bencana di tiap kecamatan. Setiap posko pun disiapkan call center, untuk memudahkan masyarakat melapor.
"Nanti saya akan lakukan pemantauan untuk mengecek posko-posko yang telah dibangun. Petugas posko tidak hanya mengatensi bencana saja, namun juga manakala ada keributan atau hal lainnya," ucapnya.
Selain mitigasi kebencanaan, lonjakan permintaan komoditas pangan dalam menyambut tahun baru juga menjadi perhatian Pemkab Buleleng. Lihadnyana pun meminta dinas terkait untuk melakukan pengecekan rutin terhadap stok maupun harga di pasaran.
"Yang paling penting mengajak masyarakat pada saat pergantian tahun untuk senantiasa menjaga kondusifitas dan stabilitas wilayah hukum masing-masing. Kepolisian, satpol pp, dinas perdagangan saya instruksikan sweeping pedagang yang menjual miras," tandasnya. (mer)
Waspada Tanah Longsor
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi membeberkan, potensi bencana tanah longsor telah dipetakan melalui Kajian Risiko Bencana (KRB) Buleleng tahun 2022-2026.
Mengacu pada kajian tersebut, wilayah Kecamatan Gerokgak dinilai punya potensi paling tinggi akan bencana tanah longsor. Kemudian yang masuk potensi sedang yakni Kecamatan Banjar, Busungbiu, Kubutambahan, Sawan, Seririt, Sukasada, dan Tejakula. Lalu yang potensi rendah ada di Kecamatan Buleleng.
"Memang sesuai hasil kajian ada beberapa titik potensi longsor. Seperti daerah atas yang berbukit, itu potensi longsor. Walaupun berpotensi, belum tentu setiap hujan pasti terjadi longsor," ucapnya Senin, (16/12).
Ariadi menambahkan, pada hujan deras Minggu (15/12) kemarin, ada dua titik kejadian longsor. Yakni di jalur penghubung Desa Bontihing-Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan serta di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan.
"Untuk di jalur Bontihing-Tamblang sudah dikerjakan warga dibantu oleh dinas PUTR Buleleng. Dan ruas jalan tersebut sekarang sudah bisa dilalui. Sedangkan untuk di Lemukih, sejauh ini laporan perbekel ke saya tidak ada. Artinya sudah ditangani," ujarnya. (mer)
19 Hari Posko Nataru 2024/2025, Bandara Ngurah Rai Layani 1,3 Juta Penumpang Lebih |
![]() |
---|
Arus Balik Nataru, 34 Ribu Orang Tinggalkan Bali, Pelabuhan Gilimanuk Padat Mulai Sore Hari |
![]() |
---|
Layani 1.069.653 Penumpang Selama Periode Nataru, Bandara Ngurah Rai Bersiap Hadapi Arus Balik |
![]() |
---|
Nataru, Orang Masuk Bali Turun 11 Persen, Menhub Dudy Tinjau Kesiapan Puncak Arus Balik di Ketapang |
![]() |
---|
345 Ribu Orang Masuk Bali Selama Nataru, Menhub Dudy Tinjau Kesiapan Puncak Arus Balik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.