Natal dan Tahun Baru di Bali
Kecamatan Denpasar Utara Gelar Rapat Nataru, Antisipasi Bencana Alam
IB Joni Ariwibawa, menyoroti langkah mitigasi bencana, termasuk pendataan daerah rawan, penyediaan alat berat, logistik darurat
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Denpasar Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membahas mitigasi bencana dan pengamanan jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kamis 19 Desember 2024.
Agenda utama adalah peningkatan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, potensi bencana alam, dan pengamanan lokasi perayaan Nataru.
Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur akhir tahun.
“Di tengah cuaca ekstrem dan potensi bencana seperti banjir, longsor, atau kebakaran, kita harus meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi. Pengamanan tempat ibadah dan lokasi keramaian juga menjadi prioritas untuk menjaga ketenangan umat,” kata Yusswara.
Baca juga: PROYEK Seawall Uluwatu Terancam Molor! Cuaca Ekstrem Jadi Salah Satu Penyebab
Kapolsek Denpasar Utara, IPTU I Wayan Juwahyudi, menyampaikan bahwa kepolisian telah mempersiapkan Posko Terpadu di titik strategis, seperti di depan Gedung Dharma Negara Alaya.
Selain itu, patroli rutin akan ditingkatkan untuk mencegah kemacetan dan gangguan keamanan.
"Kami juga mengantisipasi potensi konflik sosial yang mungkin muncul selama perayaan," tambahnya.
Perwakilan Koramil menegaskan dukungan TNI, khususnya dalam evakuasi bencana dan menjaga ketertiban masyarakat.
"Kami siap membantu penanganan bencana dan turut aktif dalam pengamanan wilayah," ujar perwakilan tersebut.
Kalak BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, menyoroti langkah mitigasi bencana, termasuk pendataan daerah rawan, penyediaan alat berat, logistik darurat, dan call center (112 atau 0361-223333) untuk pelaporan potensi bahaya.
Rakor yang berlangsung di Meeting Room Warung Astasura, Desa Peguyangan Kangin ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, termasuk Kapolsek Denpasar Utara, perwakilan Koramil, Perbekel/Lurah, Kepala Puskesmas, Bendesa Adat se-Denpasar Utara, serta tokoh masyarakat setempat. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.