bisnis
Penghapusan Utang Sasar 1 Juta UMKM, Menteri: Fase Pertama Bulan Ini, Support UMKM Otomotif di Bali
Kriteria pemberian penghapusan utang UMKM, di antaranya penerima manfaat atau nasabah dari Bank Himbara.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Presiden RI Prabowo Subianto membuat program penghapusan utang untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Kriteria pemberian penghapusan utang UMKM, di antaranya penerima manfaat atau nasabah dari Bank Himbara.
Adalah pelaku UMKM di 3 bidang yaitu bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan, bidang perikanan dan kelautan serta UMKM seperti mode atau busana, kuliner, industri kreatif, dan lain-lain.
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM juga telah diterbitkan. Pada pertengahan Januari 2025 ini akan dilakukan fase pertama kebijakan tersebut.
“Jadi nanti kita bulan Januari pertengahan mau launching fase pertama terkait beberapa penggiat-penggiat UMKM yang mendapatkan fasilitas penghapusan UMKM, tunggu tanggal mainnya,” kata Menteri UMKM, Maman Abdurrahman saat berkunjung ke Tuksedo Studio, Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, pada Selasa (31/12/2024).
Maman menjelaskan, bagaimana sistematika penghapusan utang UMKM. Ketika melakukan penghapusan utang UMKM terdapat 2 boks, di antaranya boks hapus buku dan boks hapus tagih.
“Kalau dihapus tagihkan harus masuk hapus buku. Nah, yang sudah masuk dari daftar list, daftar buku ada kurang lebih 1 juta seluruh Indonesia. Inilah yang akan kita pindahkan dengan hapus tagih dan ada beberapa syarat-syaratnya,” kata dia.
Baca juga: PNBP SDA Perikanan Tembus Rp1,05 Triliun di 2024, Simak Penjelasannya Berikut Ini
Baca juga: Lampaui Target, Investasi di Badung Tembus Rp 13 Triliun Sampai Triwulan III

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Wayan Ekadina sebelumnya mengatakan, jumlah UMKM di Bali sebanyak 442.838 UMKM.
“UMKM yang memiliki utang macet itu datanya ada di OJK. Tetapi untuk menindaklanjuti PP itu, kalau sudah ada juknisnya kami kolaborasi dan mendata,” kata Ekadina belum lama ini.
Sementara itu, Menteri Maman juga mengunjungi UMKM Tuksedo Studio. Tuksedo Studio merupakan UMKM otomotif pembuatan mobil klasik yang berdiri pada tahun 2020. Menurut Maman, Tuksedo merupakan workshop warehouse kreasi anak bangsa dengan produk mobil klasik.
“Yang mau saya tegaskan ini buka restorasi, modifikasi, dan juga bukan modifikasi mobil yang sudah ada. Atau pun mobil yang sudah ada menjadi lebih bagus, tetapi ini betul-betul memulai semuanya dari nol, rangka hingga sparepart-nya yang kecil itu semuanya aksesoris interior diproduksi sendiri,” kata Maman.
Pihaknya melihat Tuksedo Studio merupakan aset bangsa dalam klasifikasi usaha menengah yang perlu di-support agar dapat lebih besar dan berkembang.
Pihaknya, kata Maman akan mulai mengevaluasi dan menganalisa apa saja yang menjadi kendala dari UMKM Tuksedo. Untuk opportunity market dinilai aman sebab di luar negeri banyak permintaan mobil klasik seperti ini.
“Tidak ada sama sekali barang impor di sini. 100 persen tidak ada impor. Ini betul-betul dibuat di sini oleh anak bangsa kita. Kita support penuh dan mudah-mudahan ini bisa menjadi embrio cikal bakal lahirnya produk mobil klasik kelas atas yang diproduksi di Indonesia,” kata dia.
Dalam kunjungan tersebut, juga digelar diskusi pembiayaan dalam skala investasi. Maman menuturkan saat melakukan pengembangan usaha tentu harus ada partner-partner dalam konteks pembiayaan. Hal ini untuk menaikkan skala hasil atau perusahaan.
Direktur Tuksedo Studio, Laksmana Gusti Handoko mengatakan Tuksedo memiliki value di bidang otomotif barang mewah.
Hadirkan Band Juicy Luicy, PLN Dukung Penyelenggaraan Bali EV Festival 2025 |
![]() |
---|
SIAPKAN Proyek Baru PLTS 9-10 MW di Badung, Kapasitas PLTS di Bali Saat Ini Capai 50 MW |
![]() |
---|
TAX Ratio Diprediksi Hanya 15,01 Persen dari PDB, Target Tax Ratio Masih Jauh dari Harapan |
![]() |
---|
POTENSI Transaksi Produk Makanan Olahan Rp221 Miliar di India |
![]() |
---|
Penggerak Ekosistem Digital, 1 Dekade Batic 2025, Jawab Tantangan Transformasi Digital dan AI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.