Kecelakaan Bus SMK TI Bali Global Badung

Kisah Tragis Bayi 20 Bulan Tewas Bersama Ibunya Tertabrak Bus SMK TI Bali Global, Ayah Histeris

Syafa, bayi berusia 20 bulan, dan ibunya, Anis, tewas di lokasi setelah tertabrak bus pariwisata Sakhindra Trans yang mengalami rem blong.

Editor: Putu Kartika Viktriani
SURYA/PURWANTO
Kolase foto: Olah TKP pasca kejadian dan tangkap layar bus SMK TI Bali Global saat kejadian kecelakaan maut - Kisah Tragis Bayi 20 Bulan Tewas Bersama Ibunya Tertabrak Bus SMK TI Bali Global, Ayah Histeris 

Bus maut ini membawa rombongan siswa SMK TI Bali Global Badung yang tengah melakukan kunjungan industri.

Total 46 penumpang berada di dalam bus, termasuk 39 siswa, 3 guru pendamping, dan 4 kru bus.

Bus mengalami rem blong sesaat setelah meninggalkan Museum Angkut, sekitar pukul 19.19 WIB.

Menurut AKBP Andi Yudha Pranata, bus terlibat kecelakaan di tiga lokasi berbeda:

1. Persimpangan Jalan Sultan Agung: Sopir mencoba mengarahkan bus ke trotoar namun gagal.

2. Depan Batu Town Square (Batos): Bus menabrak beberapa kendaraan.

3. Jalan Ir. Soekarno: Bus akhirnya berhenti setelah menabrak pohon.

Masalah rem blong diduga menjadi penyebab utama insiden maut ini.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” jelas Ipda Hendri Setiawan, Kanit Laka Satlantas Polres Batu.

Daftar Korban Kecelakaan Bus di Kota Batu

Korban meninggal dunia:

- Agus Darianto (60), warga Desa Sidomulyo, Kota Batu.

- Mumun Sugianto (44), warga Ngaglik, Kota Batu.

- Anis (istri Muh Syafiudin), warga Jember.

- Syafa (20 bulan), warga Jember.

Korban luka-luka:

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved