Tjokorda Gede Agung 154 Kali Donor Darah, Akui Kian Bugar Diusia Senja
Diusia senjanya, tokoh puri yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Bal
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Tjokorda Gede Agung (67) menjadi pendonor tertua saat Kegiatan Donor Darah di Kantor DPC PDIP Klungkung, Jumat (10/1/2025).
Diusia senjanya, tokoh puri yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Bali itu tetap rutin menyumbangkan darahnya untuk menjaga kebugaran.
Tjokorda Gede Agung meyakini, rutin donor darah memberikan manfaat bagi kesehatannya.
Baca juga: DIHINA WARNA KULIT! Yabes Roni Ambil Langkah Tegas Usai Laga Bali United vs Persib Bandung
Disamping darah yang didonorkan, juga sangat berharga bagi orang lain yang membutuhkan.
"Donor darah untuk kesehatan bagus, saya rutin donor darah sampai sekarang," ujar Tjokorda Gde Agung, disela-sela perayaan HUT ke-52 PDIP.
Baca juga: HARGA Cabai Tembus Rp110.000 Per Kg, Mentan Sebut Untungkan Petani, Bapanas Sebut Tren Tahunan
Tjokorda Gede Agung mengaku rutin donor darah setiap 2 sampai 3 bulan sekali. Hal ini sudah dilakukannya saat masih duduk sebagai mahasiswa.
Saat ini, Tjokorda Gede Agung telah sebanyak 154 kali donor darah. Karena rutin mendonorkan darahnya, ia mendapatkan penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial (SLKS) pada tahun 2017 lalu.
Satyalencana Kebaktian Sosial merupakan Penghargaan yang diberikan oleh pemerintah kepada para pendonor darah sukarela (DDS) yang telah mendonorkan darahnya 100 kali.
"Sekarang saya sudah mendonorkan darah 154 kali," ujar pria bergolongan darah B tersebut.
Dengan donor darah, Tjokorda Gede Agung mengakui kebugaran fisiknya kian terjaga. Ditambah dengan menjaga pola hidup sehat, seperti makan teratur, banyak minum air putih, termasuk jus tomat.
"Intinya selain rutin donor darah, pola makan juga dijaga," jelas dia.
Kegiatan donor darag tersebut, serangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 PDI Perjuangan, yang puncaknya jatuh pada 10 Januari 2025. (mit)
| GENJEK Manduang di Klungkung Bangkit Setelah Vacum Bertahun-tahun |
|
|---|
| Peringatan Hari Buruh, Masih Banyak Pekerja di Klungkung Diupah di Bawah UMK |
|
|---|
| Upacara Massal di Banjar Pande Galiran Klungkung Diminati, Biaya Lebih Ringan dan Peserta Membludak |
|
|---|
| Pedagang Asal Desa Kusamba Tergeletak Tak Bernyawa di By Pass Ida Bagus Mantra |
|
|---|
| Diajak Nikah dan Ditolak, Wayan Suarti malah Kehilangan Perhiasan yang Disimpan di Bawah Kasur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tjokorda-Gede-Agung-154-Kali-Donor-Darah-Akui-Kian-Bugar-Diusia-Senja.jpg)