Virus HMPV
5 Fakta Baru Virus HMPV: Kasus Baru Ditemukan di Indonesia, Tidak Mengkhawatirkan, Virus Flu Biasa
Sempat menyebar di banyak tempat di China, kasus human metapneumovirus (HMPV) akhirnya ditemukan di Indonesia
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sempat menyebar di banyak tempat di China, kasus human metapneumovirus (HMPV) akhirnya ditemukan di Indonesia.
Meski menyebar sampai ke Indonesia, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyebut tidak perlu khawatir.
Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa virus ini sebenarnya telah ditemukan sejak tahun 2001 dan menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
“HMPV telah beredar di seluruh dunia sejak 2001. Selama ini juga tidak terjadi apa-apa yang mengkhawatirkan. Virus ini sifatnya seperti flu biasa,” kata Budi di Jakarta Selatan.
Baca juga: Ramai Virus HMPV, Dinkes Denpasar Minta Masyarakat Tak Panik dan Jaga Daya Tahan Tubuh
Berikut sederet fakta yang telah dirangkum mengenai virus HMPV tersebut.
1. HMPV Tidak Mematikan
HMPV adalah virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut. Virus ini pertama kali dideteksi dari sampel nasofaring anak-anak.
Meskipun baru ditemukan pada 2001, studi serologis menunjukkan bahwa HMPV telah menginfeksi manusia selama lebih dari 60 tahun.
HMPV termasuk dalam famili pneumoviridae bersama dengan Respiratory Syncytial Virus (RSV), juga virus-virus penyebab gondongan dan campak. Gejala dan penularannya mirip flu biasa.
Meski demikian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa virus tersebut tidak mematikan bagi manusia.
"Kabar yang mengatakan HMPV ini mematikan, itu tidak benar. HMPV ini tidak mematikan. Ia sama seperti virus flu biasa," kata Menkes Budi.
Selain itu, Budi juga mengatakan bahwa fatality rate case atau tingkat kematian kasusnya sulit ditemukan karena angkanya yang sangat rendah.
Baca juga: Waspadai Virus HMPV, Bandara Ngurah Rai Bali Pasang Thermal Scanner, KKP Pantau Penumpang dari China
2. Berbeda dengan Covid-19
Kehebohan setelah merebaknya virus ini dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap potensi pandemi seperti Covid-19 sebelumnya.
Namun, Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa HMPV adalah virus lama yang berbeda dengan SARS-CoV-2, penyebab Covid-19, yang merupakan jenis virus baru.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.