Virus HMPV

5 Fakta Baru Virus HMPV: Kasus Baru Ditemukan di Indonesia, Tidak Mengkhawatirkan, Virus Flu Biasa

Sempat menyebar di banyak tempat di China, kasus human metapneumovirus (HMPV) akhirnya ditemukan di Indonesia

Pixabay
Ilustrasi virus - 5 Fakta Baru Virus HMPV: Kasus Baru Ditemukan di Indonesia, Tidak Mengkhawatirkan, Virus Flu Biasa 

Ia menjelaskan ketika seseorang terinfeksi virus HMPV, sistem imun tubuh sudah mengenali dan mengetahui cara meresponsnya karena virus ini telah lama beredar.

"Kalau virus baru kayak Covid, tubuh manusia itu belum tahu bagaimana meresponsnya. Akibatnya, kalau dia menyerang tubuh kita, tubuh kita bingung bagaimana meresponsnya," kata Budi.

Thermal scanner yang berada di terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa 7 Januari 2025
Thermal scanner yang berada di terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa 7 Januari 2025 (Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)

3. Belum Ada Vaksin HMPV

Meskipun HMPV adalah virus lama dan tidak mematikan, hingga kini belum tersedia vaksin untuk virus tersebut.

Anggota Penanggulangan Penyakit Menular Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, Sp.P (K) mengatakan tidak adanya vaksin karena penyakit akibat virus ini tidak terlalu berat dan hanya menyebabkan berbagai gejala ringan seperti batuk dan flu.

"Karena penyakit ini (HMPV) tidak berat, gejalanya ringan saja, dan juga tidak ada outbreak yang mengkhawatirkan, maka sampai saat ini belum ada masyarakat ilmiah atau farmasi yang membuat obat antivirusnya," kata Erlina Burhan.

Erlina mengatakan untuk pembuatan vaksin dalam mencegah penyebaran virus HMPV juga belum dibuat oleh lembaga kesehatan.

"Kalau ditanyakan tentang pencegahan vaksin kami belum ada, sehingga saat ini belum ada vaksin untuk HMPV ini, yang bisa mencegah infeksi," ujarnya.

Meski belum ada antivirus atau vaksin, Erlina mengatakan ada obat yang mampu menangani HMPV bila seseorang telah mengalami gejala yang parah. Obat tersebut adalah ribavirin, yakni antivirus untuk mencegah kelainan infeksi saluran pernapasan.

Baca juga: Virus HMPV, Bandara Ngurah Rai Pasang 3 Thermal Scanner, KKP Pantau Penumpang China dan Malaysia

4. HMPV Tidak Berpotensi Jadi Pandemi

Selain itu, Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada Profesor, Tri Wibawa, menyatakan HMPV tidak berpotensi menjadi pandemi.

"Tidak berpotensi menyebabkan pandemi serta memiliki risiko yang jauh lebih kecil untuk menjadi fatal dibandingkan SARS-CoV-2," kata Tri dalam keterangannya di Yogyakarta, Kamis, 9 Januari 2025.

Berbeda dengan SARS-CoV-2 pemicu COVID-19 yang dapat menyerang segala usia, virus HMPV lebih rentan menyerang anak-anak dan orang dengan respons kekebalan tubuh yang lemah.

Tri mengatakan HMPV sejatinya sudah beredar lama di seluruh dunia dan bahkan diyakini setiap orang pernah terinfeksi di masa kecilnya. Namun, virus tersebut baru diidentifikasi secara gamblang pada 2001.

"Sudah dikonfirmasi oleh otoritas Cina bahwa HMPV yang menyebar di Cina saat ini adalah strain lama," ujarnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved