Politik di Bali

KOSTER Bakal Diundang De Gadjah Makan Siang, Tanggapi Baik Rencana Pertemuan Prabowo dan Megawati  

De Gadjah mengatakan, selama ini dirinya sering mengunjungi Koster ke kediamannya. “Saya punya pondok, saya undang beliau khan wajar aja.

Tribun Bali/Putu Supartika
PRA KONGRES - Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah saat menghadiri pra Kongres IV Tidar di Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (18/1). 

TRIBUN-BALI.COM -  Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah berencana mengundang Gubernur Bali terpilih Wayan Koster ke rumahnya untuk makan siang.

“Mungkin saya akan undang Pak Koster makan di pondok saya,” kata De Gadjah saat menghadiri pra kongres IV Tunas Indonesia Raya (Tidar) di Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (18/1).

De Gadjah mengatakan, selama ini dirinya sering mengunjungi Koster ke kediamannya. “Saya punya pondok, saya undang beliau khan wajar aja.

Nggak apa-apa. Saya sampaikan pondok saya begitu, berkenan nggak. Masuk-masuk gang. Mungkin saya undang beliau makan siang, biar pernah gubernur main ke rumah saya,” paparnya.

Baca juga: KRONOLOGI Tanah Longsor di Desa Pikat Klungkung, 4 Korban Tewas Diterjang Tanah & Batu Besar!

Baca juga: BURU Terduga Pelaku Pembunuh Made Agus di Blahbatuh, Maraton Penyelidikan Polisi & Sudah Kantongi 

Ia menambahkan, jika selama ini sudah ada Menteri hingga Ketua MPR yang datang ke rumahnya. Sehingga ia akan mengundang Koster agar pernah Gubernur Bali ke rumahnya.

Sementara itu, meski tak memegang jabatan, De Gadjah mengaku ingin tetap berguna bagi masyarakat Bali. “Dalam kompetisi, pesannya Pak Prabowo jadilah koalisi loyal, dan lawan yang tangguh,” paparnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan dirinya akan berkoalisi dengan Koster. “Tunggu waktu aja. Untuk kepentingan rakyat Bali saya support, kalau melenceng saya akan kritisi,” paparnya. 

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan bertemu dengan Megawati Soekarnoputri. Namun sampai saat ini belum ada jadwal dan di mana rencana pertemuan tersebut. De Gadjah mengatakan jika Prabowo dan Megawati adalah teman baik. 

“Mereka teman baik, bagus kalau ketemuan,” ungkapnya. Ia mengatakan, semua elite politik memang harus bertemu dan bersilaturahmi.

Karena hal itu akan membuat dunia perpolitikan di Indonesia menjadi damai. Disinggung terkait komunikasi dengan Megawati, De Gadjah menyebut jika sejak dulu mereka sudah saling berkomunikasi. “Sudah komunikasi dari dulu, hubungan Pak Prabowo dan Bu Mega khan baik,” paparnya.

Ia pun menambahkan, jika seorang politisi jangan berpikir the winner take all. “Mari berpikir dan bersinergi bersama untuk rakyat,” imbuhnya.

Dan jika pertemuan itu terjadi, menurutnya pasti akan ada arahan ke tingkat bawah. “Setelah petemuan pasti ada arahan, dan setelah ada arahan saya akan ikuti,” paparnya.

Sementara itu, Keponakan Prabowo yang juga Ketua Dewan Penasihat Tidar, Aryo Djojohadikusumo enggan berkomentar terkait rencana pertemuan itu.

Ia meminta agar wartawan menanyakan langsung ke Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. “Tanya Pak Dasco. Yang menjadi perantara Pak Dasco,” katanya. Aryo mengatakan jika kemungkinan sudah ada komunikasi terkait rencana pertemuan itu. (sup)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved