Penemuan Mayat di Badung

MAYAT Perempuan Kagetkan Made Cekeg di Subak Tanah Putih, Darmasaba Badung, Begini Ceritanya!

Saat itu pihak keluarga I Made Rusiana (37) langsung mendatangi TKP dan melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

IST
PMI Badung dan aparat kepolisian saat melakukan evakuasi mayat di Subak Tanah Putih, Darmasaba Badung pada Senin 20 Januari 2025. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Masyarakat di Desa Darmasaba geger, dengan adanya penemuan mayat di Subak Tanah Putih pada Senin 20 Januari 2025.

Mayat yang ditemukan di parit dengan kondisi kepala yang sudah mulai mengelupas. Mayat itu pun pertama kali ditemukan oleh I Made Cekeg (75) asal Banjar Telinga, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung.

Menurut keterangannya sekitar pukul 10.00 Wita, dia hendak melihat aliran sungai sawahnya. Saat itu dirinya terkejut melihat ada mayat yang kondisinya sudah dalam keadaan tergeletak.

“Setelah saya perlihatkan, ternyata saya tau mayat itu, dan masih merupakan keluarga,” ujarnya kepada aparat kepolisian.

Baca juga: LONGSOR Kini di Jalan Nasional Denpasar - Singaraja, Sebabkan Arus Lalu Lintas Sempat Macet Sejam

Baca juga: FAKTA BARU: TKP Longsor di Desa Pikat, Pasraman Peninggalan Turun Menurun, Sudah 3 Generasi

Ilustrasi mayat - Masyarakat di Desa Darmasaba geger, dengan adanya penemuan mayat di Subak Tanah Putih pada Senin 20 Januari 2025.
Ilustrasi mayat - Masyarakat di Desa Darmasaba geger, dengan adanya penemuan mayat di Subak Tanah Putih pada Senin 20 Januari 2025. (Tribun Bali/Prima)

 

Saat melihat mayat, pihaknya pun langsung mendatangi keluarga yang lebih dekat, dengan mendatangi mendatangi keluarga korban yang beralamat di Banjar Darmasaba, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung.

Saat itu pihak keluarga I Made Rusiana (37) langsung mendatangi TKP dan melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib. Kasi Humas Polres Badung, Ipda Putu Sukarma, saat dikonfirmasi mengakui jika mayat tersebut bernama Ni Made Kormi (70) asal Banjar Darmasaba, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung.

Berdasarkan keterangan keluarganya jika Kormi meninggalkan rumah pada Sabtu 18 Januari 2025 lalu sekitar pukul 17.00 Wita.

“Jadi Kormi ini pergi dari rumah dan tidak menyampaikan kepada pihak keluarga. Namun sekitar pukul 10.30 Wita, pihak keluarga menemukan korban dan dalam keadaan meninggal dunia di Subak Tanah Putih Darmasaba,” ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya menyebutkan, jika dari hasil pengecekan unit Inafis Polres Badung posisi mayat dalam keadaan telungkup dan kepala berada di dalam parit. Bahkan kulit rambut kepala sudah mulai terlepas dan lidah menjulur keluar.

“Selain itu, mata mendelik keluar, akibat pembusukan begitu juga seluruh tubuh mulai terkelupas,” jelasnya sembari mengatakan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kendati demikian, sekitar pukul 13.00 Wita PMI Kabupaten Badung yang melaksanakan evakuasi korban dan dibawa ke RSUP Prof Ngoerah untuk pengecekan lebih lanjut.

“Jenazah saat ini dikirim ke RSUP Prof Ngoerah untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved