BBM Oplosan
VIRAL Jual BBM Diduga Campur Air, Perbekel Desa Kutuh Tutup Sementara Kios Pertamininya
Wayan Mudana langsung mendatangi ke kios pertamini, yang dilaporkan warganya dan mengecek langsung BBM tersebut.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Namun pihaknya menilai, bahwa alasan tersebut kurang masuk akal karena dispenser penyimpanan BBM sudah tertutup rapat saat sidak kemarin.
“Kami melihat bukti jelas adanya campuran air di dalam BBM. Oleh karena itu, kami langsung mengambil tindakan dengan menutup dispenser pertamini pada kios tersebut,” ujarnya.
Dari hasil sidak yang dilakukan ke beberapa kios pertamini di Desa Kutuh, mereka menunjukkan respons positif dan menyatakan kekhawatirannya terhadap kemungkinan campuran BBM yang berasal dari distributor.
Namun, sebagian besar pedagang yakin bahwa BBM yang mereka jual murni dan tidak tercampur zat lain.
Ke depan, Wayan Mudana mengungkapkan jika Pemerintah Desa Kutuh berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan ketat terhadap usaha kios pertamini di wilayahnya.
Pihaknya kembali menegaskan, bahwa setiap usaha di Desa Kutuh wajib melaporkan keberadaan usahanya kepada pemerintah desa.
“Semua usaha yang ada di Desa Kutuh seharusnya wajib melapor, karena desa harus mengetahui dan mengantisipasi jika ada permasalahan di kemudian hari,” ungkapnya.
Ia pun juga berharap adanya sinergi dengan pihak terkait untuk memastikan legalitas usaha kios pertamini dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
“Kami berharap pihak berwenang mendalami motif di balik kejadian ini, tidak hanya di tingkat desa tetapi juga pada sumber distribusinya. Jika ada pelanggaran, harus ada efek jera agar tidak terulang kembali,” demikian kata Perbekel Desa Kutuh I Wayan Mudana.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.