Berita Bali
LOKER Kriteria Non Agama Hindu di Bali, Cok Ace: Ini Pelecehan Luar Biasa
Di grup media sosial Facebook Asosiasi Professional IT Bali (Prof-IT Bali) terdapat lowongan kerja yang terkesan mendiskriminasi umat Hindu.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
“Bagi saya ini pelecehan luar biasa. Saya punya tenaga ratusan, mungkin sampai ribuan semua agama Hindu dan tidak pernah ada kendala untuk hal tersebut, tidak menjadi penghambat bagi saya, mereka memeluk agama Hindu,” tandasnya.
Cok Ace menilai semua itu sebetulnya dapat dibijaksanakan dan bisa diatur.
Terlebih saat pengusaha akomodasi membuka hotel, bar, restoran dan apapun di Bali itu karena budaya.
Di sisi lain mereka mengacungkan budaya Bali, memasang baliho bertuliskan Bali Pulau Surga, Bali Pulau Dewata tapi di sisi lain mereka keberatan ketika pekerjanya melakukan upacara agama.
Baca juga: RAYUAN Wayan Agus Alias Agus Buntung Siap Tinggalkan Agama Hindu, 6 Tahun Saya Nyari Kamu Dek!
“Ini kan kontradiktif sekali ya sekalian cari tempat yang memang enggak ada upacara agamanya. Ini kan konyol sekali upacara kami dipakai promosi, budaya kami dipakai promosi sedangkan pegawai enggak boleh berpikiran budaya. Lah memangnya siapa disuruh berbudaya nanti? Aneh.” sambungnya.
“Saya agak keras dalam hal ini, jangan hanya menjunjung untuk kepentingan promosi usaha tapi di sisi lain menginjak-injak kebudayaan kami di sini. Bersaing secara baik,” tutupnya. (*)
Berita lainnya di Viral di Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ketua-PHRI-Bali-Tjokorda-Oka-Artha-Ardana-Sukawati-Cok-Ace-55.jpg)