Angin Kencang di Bali
7 KORBAN Terluka Pasca Angin Puting Beliung Robohkan Balai Pesandekan di Guwang Gianyar Bali
Kondisi ini mengakibatkan robohnya bangunan balai pesandekan (tempat istirahat), di Jaba Tengah Pura Dalem Desa Adat Guwang.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Angin puting beliung melanda Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Minggu 9 Februari 2025, sekitar pukul 13.45 Wita.
Kondisi ini mengakibatkan robohnya bangunan balai pesandekan (tempat istirahat), di Jaba Tengah Pura Dalem Desa Adat Guwang.
Sebanyak 7 orang mengalami luka-luka dan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp450 juta.
Baca juga: TEWAS Usai Terlibat Adu Jangkrik di Desa Jagaraga Buleleng, Nyawa Pelajar 13 Tahun Tak Selamat
Baca juga: KRONOLOGI Tragedi Maut Akibat Angin Kencang di Arena Tajen Karangasem, Ini Identitas 3 Korban Jiwa

Kapolsek Sukawati, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, menjelaskan kejadian ini bermula ketika sejumlah warga sedang melakukan persembahyangan di Pura Dalem Desa Adat Guwang.
Setelah selesai, mereka berteduh di balai pesandekan karena cuaca hujan. Sekitar pukul 13.45 Wita, tiba-tiba terdengar suara gemuruh disertai angin kencang.
Salah seorang korban, Ni Kadek Dwi Sudyatmini (27), menyadari bangunan akan roboh dan berusaha memperingatkan warga lain.
Namun, sebelum sempat mengungsi, bangunan tersebut roboh dan menimpa warga yang sedang berteduh. "Tujuh orang mengalami luka-luka akibat kejadian ini," ujar Kapolsek.
Adapun para korban ini ialah, Ni Putu Eka Widiantari (35) mengalami luka lecet dan sakit di pinggang.
Ni Made Darmiasih (54) mengalami luka lecet di bahu kiri dan lutut kanan. Putu Juana Ataya Putra Wirawan (7) mengalami luka robek di kepala dengan 6 jahitan.
Ni Kadek Dwi Sudyatmini (27) mengalami cedera kepala, pingsan, dan luka lecet di tangan kanan. Korban lainnya, Kadek Joanam Tania Putri Wirawan (6) mengalami luka lecet di kepala.
I Wayan Wardawan (56) mengalami luka di telapak kaki kanan, dengan 6 jahitan dan Ketut Rai Oka Sedata Yoga (28) mengalami luka lecet di tangan kanan, kiri, dan bahu kanan.
"Selain korban luka-luka, kerugian materiil akibat robohnya bangunan diperkirakan mencapai Rp450 juta," ujar Kapolsek Sukawati.
Pasca kejadian itu, Kapolsek Sukawati bersama Bhabinkamtibmas Desa Guwang, Aiptu I Nengah Nirka, dan Babinsa Desa Guwang, Serma Ida Bagus Oka Bisma, segera mendatangi lokasi kejadian. Tim melakukan evakuasi korban dan mencatat keterangan dari para saksi.
“Berdasarkan keterangan saksi dan korban, cuaca saat kejadian sedang hujan deras disertai angin kencang. Diduga kondisi cuaca ekstrem tersebut menjadi penyebab robohnya Balai Pesandekan,” jelas Kompol I Ketut Suaka Purnawasa.
Kapolsek Sukawati juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama saat musim hujan.
“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat, untuk mengevaluasi keamanan bangunan-bangunan umum di wilayah ini guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tambahnya. (*)
28 Titik Rumah Warga Gilimanuk Terdampak Angin Kencang! |
![]() |
---|
Angin Kencang Terjang Jembrana, Berdampak ke 28 Rumah Warga di Gilimanuk, Begini Kondisinya |
![]() |
---|
Angin Cukup Kencang Landa Denpasar, DLHK Lakukan Perompesan Pohon |
![]() |
---|
Waspadai Angin Kencang, KSOP Benoa Bali Perkuat Mitigasi |
![]() |
---|
BBMKG Minta Masyarakat Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Laut Tinggi di Bali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.