Berita Jembrana
Terdampak Cuaca Buruk, Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk Ditunda
Selama dua pekan belakangan ini, Pelabuhan Gilimanuk terdampak cuaca buruk. Hujan disertai angin kencang terpaksa membuat aktivitas lintas Ketapang
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Terdampak Cuaca Buruk, Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk Ditunda
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Selama dua pekan belakangan ini, Pelabuhan Gilimanuk terdampak cuaca buruk.
Hujan disertai angin kencang terpaksa membuat aktivitas lintas Ketapang-Gilimanuk ini tertunda.
Terhitung sudah empat kali aktivitas penyeberangan terpaksa ditunda. Bahkan, kecepatan angin sempat di kisaran 45-49 Knot.
Baca juga: Anggaran Penanganan Jalan Terdampak Inpres, Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk Banyak Lubang
Menurut data yang berhasil diperoleh, penutupan sementara Pelabuhan Gilimanuk terakhir dilakukan Sabtu 15 Februari 2025 sore kemarin.
Angin kencang dengan kecepatan 30-34 Knot membuat aktivitas penyeberangan ditunda sementara sejak pukul 17.50 hingga 18.25 WITA.
Ketika dibuka, kecepatan angin sudah normal yakni berkisar 10-14 Knot.
Baca juga: ASDP Siapkan Kapal-Kapal Besar di Lintasan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Bali Saat Lebaran
"Selama ini sudah empat kali (penundaan sementara). Itu karena cuaca buruk angin kencang dengan kecepatan di atas normal," kata Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Gilimanuk, I Made Ria Fran Dharma Yudha saat dikonfirmasi, Minggu 15 Pebruari 2025.
Dia melanjutkan, bahkan pekan lalu cuaca buruk hujan deras disertai angin kencang dengan kecepatan di kisaran 45-49 knot.
Baca juga: Lagi Rencana Pembangunan Tol Mengwi-Gilimanuk Mangkrak, Usai Prakualifikasi Ditunda
Untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, pihaknya melakukan penundaan pelayaran.
"Kami mohon pengguna jasa bisa memaklumi kondisi ini. Karena penundaan tersebut untuk keselamatan semua pihak," ujarnya.
Di tengah kondisi tak menentu saat ini, pihaknya selalu intens melakukan komunikasi dengan BMKG untuk memantau situasi terkini. Ketika terjadi cuaca buruk, pihaknya segera melakukan penundaan.
"Apabila ada indikasi berdampak ke penyeberangan Ketapang-Gilimanuk maka kita akan selalu berkoordinasi dengan stakeholder terkait yang bertugas di pelabuhan. Setelah itu kita actionnya mengambil langkah antisipasi ke setiap operator pelayaran," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Pelabuhan Gilimanuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kondisi-Pelabuhan-Gilimanuk-Jembrana-saat-cuaca-buruk-88.jpg)